Berita

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan /Net

Dunia

Hasil Sementara Pemilu Turkiye, Erdogan Unggul di Wilayah Bencana Gempa Februari

SENIN, 15 MEI 2023 | 00:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengaruh Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan di wilayah bencana gempa bumi Februari lalu berhasil mendongkrak perolehan suaranya pada pemilihan umum yang digelar Minggu (14/5) waktu setempat.

Hasil awal menunjukkan, Erdogan dan Aliansi Rakyat yang dipimpin Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK) berhasil unggul dalam pemilihan presiden dan parlemen di wilayah selatan Turkiye yang hancur akibat gempa bumi kembar yang terjadi pada 6 Februari.

Gempa tersebut mengguncang 11 provinsi dan menewaskan lebih dari 50.000 orang, meruntuhkan ratusan ribu bangunan dan merusak infrastruktur wilayah tenggara.


Daily Sabah melaporkan, dengan sekitar 27,9 persen dari kotak suara dihitung, hasil awal membuat Erdogan unggul di sembilan dari 11 provinsi di zona gempa, termasuk Adiyaman, Gaziantep, Hatay, Kahramanmaras, Kilis, Malatya, Osmaniye, Sanliurfa dan Elazig.

Sebagai perbandingan, kandidat oposisi Kemal Kilicdaroglu hanya unggul di Provinsi Adana dan Diyarbakir.

Sedangkan untuk pemilihan parlemen, hasil awal menempatkan Aliansi Rakyat unggul di semua provinsi kecuali Diyarbakir, yang didominasi oleh Partai Kiri Hijau (YSP) dengan sekitar 7,29 persen kotak suara telah dihitung.

Sementara itu laporan dari Anadolu Agency menyebutkan, data dari Dewan Pemilihan Tertinggi menunjukkan Erdogan memimpin dengan 53,62 persen suara dan Kilicdaroglu mencetak 40,42 persen, setelah penghitungan data dari 30 persen kotak suara. Sementara Sinan Ogan dari Aliansi Leluhur sayap kanan mengamankan 5,4 persen suara.

Hasil awal diharapkan menguntungkan Erdogan, karena banyak dari penghitungan pertama biasanya berasal dari jantung pedesaan yang konservatif.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya