Berita

Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

AS Sulit Kendalikan Mesir dan Afrika Selatan yang Makin Mesra dengan Rusia

MINGGU, 14 MEI 2023 | 19:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah laporan yang dirilis The Wall Street Journal pada Sabtu (13/5) menyebut bahwa pengaruh Amerika Serikat (AS) untuk membuat Mesir dan Afrika Selatan jauh dari Rusia, kini mulai melemah.

Pasalnya, seruan AS agar Mesir menutup jalur udaranya untuk membuat Rusia kesulitan mencapai pangkalan militer di Suriah, sudah tidak didengarkan lagi oleh Kairo.

Padahal AS sangat suka jika lebih banyak negara menutup wilayah udara mereka. Sehingga mobilitas Rusia akan terhambat karena melewati jalur yang panjang di atas Azerbaijan atau Iran dan kemudian Kuwait dan melalui Teluk sekitar Yaman sebelum akhirnya ke Suriah.


Penolakan Mesir terhadap desakan AS, membuat negara itu dituduh memasok amunisi ke Rusia, sebuah laporan The Washington Post menyebutkan April lalu, yang kemudian dibantah Kairo.

Beberapa negara seperti Arab Saudi nampaknya mengamati betul pergerakan Mesir.

Saudi telah memulai kebijakan luar negeri baru dengan memperbaiki hubungan dengan Iran, berusaha untuk menormalisasi kesepakatan dengan rezim Suriah dan mereka juga berbicara dengan China dan Rusia.

Kasus lain terjadi di Afrika Selatan, pada Jumat (12/5), Duta Besar AS untuk negara itu menuduh pemerintah  mengirimkan senjata dan amunisi ke kapal kargo Rusia akhir tahun lalu.

Penyataan itu menimbulkan kontroversi di Afrika Selatan dan beberapa media di sana mencatat bahwa Partai Komunis di Afrika Selatan telah menyerukan agar duta besar AS diusir.

Afrika Selatan membantah telah memasok senjata ke Rusia melalui kapal kargo yang berlabuh di pangkalan angkatan laut di Simon's Town dekat Cape Town pada Desember tahun lalu.

Apa yang ditunjukkan negara-negara Timur Tengah dan Afrika saat ini, memperlihatkan bahwa mereka menyangkal mendukung Rusia, tetapi mereka juga tidak ingin ditekan untuk terlibat dalam dukungan Barat terhadap Ukraina.

Ini menggambarkan sifat perubahan tatanan global dan keberhasilan yang tampaknya dimiliki Rusia, China, dan negara-negara lain di bagian selatan.

Berbeda dengan sikap independensi negara lain, kasus Mesir dan Afrika Selatan cukup menarik, karena mereka memiliki hubungan erat dengan Barat dan AS, baik dalam hal militer maupun masalah politik dan ekonomi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya