Berita

Ruas jalan Pematang Liyu dan jalan hasil swadaya masyarakat setempat/RMOLLampung

Nusantara

2 Kali Ganti Bupati, Ruas Jalan di Pematang Liyu Lampung Barat Masih Saja Rusak

MINGGU, 14 MEI 2023 | 01:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Miris. Sudah belasan tahun ruas jalan di pemangku Pematang Liyu 2 pekon Padang Cahya, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, seolah tidak pernah mendapatkan perhatian pemerintah.

Kondisi jalan yang menjadi akses utama masyarakat setempat untuk melakukan aktivitas sangat memprihatinkan. Padahal jalur tersebut adalah penghubung antarpemangku maupun antarpekon.

Menurut Pemangku Pematang Liyu 2, Eka Dwi Yanto yang didampingi anggota LHP Sutrisno, jalan tersebut sudah sering diusulkan agar diperbaiki sehingga pengguna jalan merasa aman dan nyaman. Tetapi usulan tersebut tidak pernah mendapatkan respons.


”Ini dari tahun 2007 pembangunannya belum pernah terjadi sama sekali, sampai saat ini,” ungkap Eka, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (13/5).

Hingga saat ini masyarakat setempat masih mengharapkan pembangunan jalan dari pemerintah maupun dinas terkait secara permanen.

”Bahkan sering terjadi kecelakaan di sini, bahkan ada yang pernah patah kaki. Mobil saja sampai patah as rodanya,” tutur Eka.

Eka menambahkan, ruas jalan yang memiliki panjang 2,5 kilometer tersebut sempat dilakukan pembangunan secara swadaya masyarakat setempat di beberapa titik.

”Di tanjakan bawah ini dulu sempat enggak bisa lewat sama sekali karena jalan yang rusak sudah cukup parah, makanya kami swadaya masyarakat membangun jalan itu,” jelasnya.

”Selama ini juga saya belum pernah dengar informasi, bahkan untuk tahun ini katanya enggak ada pembangunan di daerah sini,” sambungnya.

Dirinya tetap berharap agar jalan di desa setempat segera dibangun secara permanen, agar terkesan tidak dibeda-bedakan dengan desa lainnya.

Keluhan juga disampaikan salah satu pengguna jalan, Putra, yang mengaku motor baru miliknya rusak di bagian shockbreaker karena selalu menghantam jalan rusak dan penuh bebatuan.

”Semoga cepatlah jalan ini diperbaiki, bukan motor saya saja yang rusak karena lewat sini, tapi banyak orang lain juga mengalami seperti apa yang saya rasakan,” tutur Putra.

Putra yang bekerja sebagai petani merasa kesulitan untuk menjual sayurannya baik ke agen maupun ke pasar karena akses yang sulit.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya