Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Afriansyah Noor mendampingi Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra mendaftarkan Bacaleg ke KPU RI/RMOL

Politik

Tiga Kali Gagal, PBB Kini Targetkan 30 Kursi di Pileg 2024

SABTU, 13 MEI 2023 | 16:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengalaman beberapa kali ikut pemilihan legislatif (pileg) membawa optimisme Partai Bulan Bintang (PBB) untuk bisa lolos ke Senayan.

Meski tiga kali pemilu gagal lolos, kali ini partai pimpinan Yusril Ihza Mahendra yakin bisa memenuhi parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Afriansyah Noor, dalam jumpa pers usai penyerahan formulir pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPR RI, di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/5).


"Selama ini hampir 3 periode PBB tidak tembus parliamentary threshold. Dan ini mungkin menjadi PR (pekerjaan rumah) kami ya," ujar Afriansyah.

Ia menjelaskan, PBB punya target pemenangan untuk Pileg 2024 yang akan digelar serentak dengan pilpres.

"Target kursi sekitar 25 sampai 30 kursi. Yang penting, kami punya target 4 persen lolos PT ini. Jadi memang harus kita capai suara dulu, baru kita hitung kursi," sambungnya.

Untuk mencapai target itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) ini memastikan sejumlah upaya akan dilakukan oleh PBB. Mulai dari pembenahan infrastruktur ranting hingga persiapan saksi-saksi di tingkat TPS.

"Jadi mungkin ini pekerjaan keras, tapi memang kita harus lakukan pencapaian bahwa kita harus lolos PT 4 persen ini," tutup Afriansyah.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya