Berita

Direktur Ekskutif Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo/RMOL

Politik

Karyono Wibowo: Elektabilitas Prabowo Turun Bila Ada Penyimpangan Proyek di Kemenhan

JUMAT, 12 MEI 2023 | 20:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Proyek di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) bisa berimbas kepada elektabilitas Prabowo Subianto menuju pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Imbas menurunnya elektabilitas memungkinkan terjadi jika terdapat indikasi korupsi dalam proyek tersebut.

Pandangan itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo dalam diskusi bertema 'Antara Anggaran dan Kinerja Kemhan' di kawasan Menteng, Jumat (12/5).


Lebih lanjut, Karyono berpendapat, jika nantinya ada proyek yang mangkrak, secara politik punya implikasi terhadap keterpilihan Prabowo, yang saat ini sedang berjuang keras merebut kursi presiden dalam pemilu 2024.

"Kalau seandainya proyek mangkrak bisa batu sandungan paling tidak ada image negatif yang rugikan Pak Prabowo," kata Karyono.

Karyono menilai, bila hal itu benar-benar terjadi maka ini dapat menjadi penilaian masyarakat. Untuk meminimalisir penyelewengan anggaran proyek, Karyono menyarankan agar Prabowo turun langsung untuk mengawasi dan merapikan masalah.

"Dan harus ingatkan jajaran untuk menjauhi penyimpangan anggaran itu penting," kata Karyono.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dicanangkan menjadi calon presiden tahun 2024. Selain Prabowo, ada juga nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya