Berita

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Bengkulu menggelar aksi demo di depan Polda Bengkulu/RMOLBengkulu

Nusantara

100 Hari Penembakan Rahimandani, DPD IMM Geruduk Polda Bengkulu

JUMAT, 12 MEI 2023 | 20:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Bengkulu menggelar aksi demo di depan Polda Bengkulu, Jumat siang (12/5).

Aksi tersebut, digelar tepat 100 hari pasca penembakan tokoh Muhamadiyah Rahimandani.

Rahimandani yang juga Pimpinan Kantor Berita RMOLBengkulu, ditembak orang tidak dikenal saat sedang berjalan dari rumahnya di Gang Kinal Baru, Kelurahan Pematang Gubernur, Kota Bengkulu, menuju Masjid Al Iman pada Jumat (3/2) silam.


Adapun massa aksi DPD IMM Bengkulu bergerak dari Kampus Universitas Muhamadiyah Bengkulu (UMB) di Jalan Adam Malik, Kota Bengkulu.

Diberitakan Kantor Berita RMOLBengkulu, dengan berjalan kaki dan membawa spaduk yang bertuliskan "Tuntaskan atau Mundur Kapolda Bengkulu", "Bengkulu_Amankah..?", mereka menuju Polda Bengkulu.

Dalam orasinya, mahasiswa meminta kejelasan dari pihak Polda Bengkulu terjait penanganan kasus penembakan Rahimandani.

Menurut massa demo, aksi ini dilakukan buntut dari kekecewaan DPD IMM Provinsi Bengkulu yang beberapa hari lalu ingin beraudiensi, namun pihak Polda Bengkulu terkesan tidak menanggapi serius.

Sekitar 30 menit menggelar orasi, enam orang perwakilan massa akhirnya bisa masuk untuk berdiskusi terkait perkembangan kasus penembakan Rahimandani.

Namun sayang, Kapolda Bengkulu yang hendak ditemui tidak ada di tempat. Hanya Wakil Direktur Reskrim Umum, Kapolresta Bengkulu dan beberapa personil polri lainnya, yang menemui perwakilan massa aksi.

Usai berdialog dan menerima penjelasan dari pihak Polda Bengkulu, mereka akhirnya membubarkan diri dengan tertib dan kembali ke Kampus UMB.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya