Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama Presiden Joko Widodo di pesawat kepresidenan/Net

Politik

Ganjar Numpang Pesawat Kepresidenan, Aktivis 98 Desak Jokowi Diperiksa KPK

JUMAT, 12 MEI 2023 | 13:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dugaan cawe-cawe Presiden Joko Widodo dalam peta politik Pilpres 2024 memantik kemarahan para aktivis 98.

Dikomandoi aktivis Yayasan Human Luhur Berdikari, Yusuf Blegur, mereka akan menggelar aksi unjuk rasa menggeruduk gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat siang (12/5), pukul 14.00 WIB.

Gedung KPK RI dipilih karena mereka ingin meminta lembaga antirasuah mengusut tuntas penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan politik 2024.


Mulai dari penggunaan Istana Negara sebagai tempat pertemuan ketua umum partai politik, hingga momen Ganjar Pranowo menumpangi pesawat kepresidenan bersama Jokowi usai deklarasi bakal capres oleh PDIP.

"Menuntut KPK menindak Jokowi dengan tegas baik secara moral dan etika maupun hukum karena penyalahgunaan wewenang jabatan sebagai presiden, menggunakan fasilitas negara di Istana Negara," kata Yusuf Blegur dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi.

Ketua Aktivis 98 Pro Anies ini juga menyoroti sikap Jokowi yang menggunakan pesawat kepresidenan dari Solo ke Jakarta demi menghadiri penunjukan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden dari PDIP pada 21 April lalu.

Tidak sampai di situ, usai deklarasi Ganjar yang digelar di Istana Batutulis, Bogor, Jokowi mengajak Gubernur Jawa Tengah itu kembali ke Solo menggunakan pesawat kepresidenan.

"Pulang ke Solo menggunakan pesawat negara bersama Ganjar. Padahal Ganjar masih Gubernur Jawa Tengah," tegas Yusuf Blegur.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya