Berita

Pengurus PDI Perjuangan Kalimantan Selatan mendaftarkan bakal calon legislatif/Ist

Politik

Daftarkan 55 Caleg, PDIP Kalsel Target Menangkan Pileg dan Pilpres 2024

KAMIS, 11 MEI 2023 | 15:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PDI Perjuangan Kalimantan Selatan optimistis akan mencapai hasil yang maksimal dalam Pemilu 2024. Targetnya, mereka ingin meraih 11 kursi dari sebelumnya yang hanya mendapatkan 8 kursi legislatif.

"Kami optimis akan meraih 11 kursi, target kami menjadi pemenang dalam Pemilu kali ini," ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan, Muhammad Syaripuddin dalam keterangannya, Kamis (11/5).

Bang Din, sapaan karibnya, mengatakan target kenaikan 3 kursi tersebut bukan tidak mungkin bisa dicapai. Ini lantaran 55 bakal calon legislatif yang didaftarkan memiliki kualifikasi yang mumpuni dan mempunyai nilai ketokohan di masyarakat.


“Kami mengajukan 55 bacaleg, artinya 100 persen kouta di DPRD Provinsi Kalsel. Dengan begitu peluang kami lebih banyak," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDIP Kalsel, Berry Nahdian Furqan menyebutkan bahwa Pemilu 2024 yang dilaksanakan bersamaan dengan Pemilihan Presiden.

Kondisi itu, kata Berry, akan berdampak positif bagi PDIP karena mengusung kader internal dalam kontestasi politik mencari pamimpin nasional, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Tentu kami yang mengusung kader sendiri sangat optimis menuai efek positif. Inilah yang menjadi salah satu keyakinan kami, PDIP akan menguasai kursi di legislatif Kalsel," tegasnya.

Meski begitu, Berry menyebutkan bahwa seluruh kader tidak bisa berleha-leha. Namun, justru harus bekerja lebih keras lagi meyakinkan masyarakat pemilih.

“Kader partai hingga ke anak ranting, harus terus bergerak untuk memberikan pendidikan politik di masyarakat. Sesuai dengan intruksi dan amanah Ketum Ibu Megawati Soekarnoputri," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya