Berita

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken/Net

Dunia

AS Desak WHO untuk Undang Taiwan dalam Pertemuan Tahunan

RABU, 10 MEI 2023 | 15:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Amerika Serikat (AS) mendesak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengundang Taiwan sebagai pengamat pada pertemuan tahunan di Jenewa pada akhir Mei mendatang.

Seruan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Antony Blinken, Selasa (9/5), dengan mengatakan partisipasi dari seluruh pihak diperlukan dalam pertemuan dari 21 hingga 30 Mei ini.

"Mengundang Taiwan sebagai pengamat akan menunjukkan komitmen WHO terhadap pendekatan kesehatan untuk semua yang inklusif untuk kerja sama kesehatan internasional," kata Blinken dalam sebuah pernyataan.


Menurut Blinken, meski Taiwan diundang dalam acara tahunan itu, negaranya tetap akan menghormati kebijakan Satu China.

Menanggapi undangan tersebut, Kementerian Luar Negeri Taiwan mengucapkan terima kasihnya kepada AS atas dukungan kuatnya yang  tidak berusaha mengisolasi mereka di acara penting untuk membahas kesehatan global.

"Pengecualian pulau itu sepenuhnya tidak masuk akal dan akan membahayakan kerja sama kesehatan global," ujar Kementerian tersebut.

Dimuat Reuters, Rabu (10/5), sejak 2017 China yang menganggap Taiwan sebagai salah satu provinsinya, telah memblokir partisipasi Taiwan dalam sidang tahunan WHO dengan mengisolasi pulau yang berdiri sendiri itu. 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya