Berita

Wakil Presiden William Lai, kiri, berjalan bersama Wakil Perdana Menteri Saint Kitts dan Nevis Geoffrey Hanley di Kantor Kepresidenan di Taipei, Selasa 9 Mei 2023/Net

Dunia

Pemerintah Saint Kitts and Nevis undang Wakil Presiden Taiwan William Lai Rayakan Hari Kemerdekaan

RABU, 10 MEI 2023 | 09:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral, Wakil Perdana Menteri Saint Kitts and Nevis Geoffrey Hanley mengundang Wakil Presiden Taiwan William Lai untuk berkunjung dan merayakan peringatan 40 tahun kemerdekaan negara Karibia itu pada September mendatang.

Undangan tersebut disampaikan Hanley saat bertemu Lai di Kantor Kepresidenan di Taipei pada Selasa sebagai bagian dari rangkaian kunjungannya ke Taiwan yang dimulai sejak Senin dan akan berlangsung hingga Jumat (12/5).

"Tahun ini menandai peringatan 40 tahun kemerdekaan Saint Kitts and Nevis, serta hubungan diplomatiknya dengan Taiwan," kata Hanley, seperti dikutip dari Taipei Times, Rabu (10/5).


"Kemitraan antara kedua negara dibentuk atas dasar demokrasi, perdamaian dan supremasi hukum," katanya.

Semangat persatuan, kata Hanley, telah memberi kepercayaan kedua belah pihak untuk menghadapi tantangan global bersama, termasuk perubahan iklim dan era pandemi pasca-Covid-19. Ia menambahkan bahwa Taiwan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi negaranya.

"Taiwan telah memberikan bantuan besar kepada Saint Kitts dan Nevis di bidang pendidikan, seperti bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan negara itu untuk melatih kaum muda dan mendorong mereka menempuh pendidikan tinggi," katanya.

Hanley juga mengungkapkan bahwa Perdana Menteri Saint Kitts dan Nevis Terrance Drew pernah mengundang Presiden Tsai Ing-wen untuk menghadiri peringatan kemerdekaan ketika berkunjung ke Taiwan pada November tahun lalu.

Menanggapi undangan tersebut, Lai mengungkapkan kenangan bahwa Taiwan sebagai negara pertama yang membentuk hubungan diplomatik dengan Saint Kitts and Nevis setelah kemerdekaannya pada tahun 1983.

"Taiwan telah bekerja sama dengan sekutu dalam berbagai bidang dengan sukses besar, termasuk pendidikan, kesehatan masyarakat, infrastruktur, informasi dan komunikasi, pengolahan limbah dan energi hijau," katanya.

Lai juga berterima kasih kepada Kongres Saint Kitts and Nevis karena mengeluarkan resolusi bulan lalu untuk mendukung partisipasi Taiwan dalam organisasi internasional seperti WHO, Organisasi Penerbangan Sipil Internasional, dan Interpol.

"Hanley, yang juga menteri pendidikan, berdedikasi untuk mempromosikan pendidikan khusus, serta pendidikan dan pelatihan kejuruan," kata Lai.

Lai juga berharap perjalanan Hanley mendatangkan hasil yang baik, di mana dia akan mengunjungi Sekolah Pendidikan Khusus Wenshan, Sekolah Menengah Kejuruan Daan Kota Taipei dan Badan Pengembangan Tenaga Kerja.

Sehari sebelumnya, delegasi yang dipimpin Hanley juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Joseph Wu dan menghadiri perjamuan bersamanya.

Saint Kitts dan Nevis, atau juga dikenal sebagai Federasi Saint Christopher and Nevis adalah sebuah negara federasi dua pulau yang terletak di Kepulauan Leeward, Karibia. Negara ini merupakan negara yang terkecil di Amerika.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya