Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat bertamu ke kediaman Habib Luthfi bin Yahya di Kota Pekalongan/Ist

Politik

Bersama Habib Luthfi, Ganjar Diskusi Solusi Jalan Tengah Memajukan Bangsa

SELASA, 09 MEI 2023 | 22:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sejumlah nasihat didapatkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat bertamu ke kediaman Habib Luthfi bin Yahya di Kota Pekalongan, Selasa (9/5).

Ganjar Pranowo mengatakan, pesan dari Habib Luthfi yakni dalam merawat kebangsaan harus dengan ikhtiar yang bersungguh-sungguh, dan juga saling gotong royong dengan seluruh golongan masyarakat tanpa memandang perbedaan yang ada.

"Beliau cerita bagaimana bangsa dan negara ini mesti dikelola dengan baik, mesti mendengarkan banyak pihak sehingga mendapatkan solusi tengah yang bagus dan bersama-sama menuju ke depan," ujar Ganjar.


Pada kesempatan itu, kedua tokoh tersebut juga membicarakan ihwal keamanan bangsa Indonesia saat ini, di tengah peperangan yang sedang berkecamuk di dunia.

Posisi Indonesia sebagai negara yang baru saja menjadi tuan rumah perhelatan G20, pun menjadi penting dan diperhitungkan oleh banyak pihak. Sehingga perlu langkah-langkah bijak dan tepat dalam mengambil keputusan.

"Cerita umpama kondisi keamanan di Indonesia, terus kemudian bagaimana mengakomodasi ruang-ruang diskusi yang lebih banyak karena banyaknya orang yang ingin menyampaikan pendapat," kata Ganjar.

Kepada Ganjar, Habib Luthfi juga bercerita soal pekerjaan baru yang diembannya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Kendati demikian, pekerjaan baru yang dijabat Habib Luthfi tersebut tetap dijalani dengan sungguh-sungguh di tengah kesibukan ceramahnya di banyak tempat.

"Beliau menceritakan tugas barunya di Wantimpres yang sekarang tambah sibuk, berkeliling ke banyak tempat memberikan tausiah, ceramah terkait nilai kebangsaan," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya