Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Gde Siriana: Istana Negara Bukan Milik Koalisi Jokowi

SELASA, 09 MEI 2023 | 15:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pertemuan ketua umum partai politik pendukung pemerintah dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara dinilai telah melanggar etika.

Sosok yang akrab disapa Jokowi itu belakangan juga nampak sibuk mencampuri urusan pesta demokrasi lima tahunan. Jokowi secara terang-terangan menunjukkan keberpihakannya pada capres tertentu.

Sikap Jokowi itu, kata Direktur Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf, adalah sikap tidak bijak sebagai seorang kepala negara dan negarawan.


"Sebagai negarawan yang telah memimpin negara dua periode, seharusnya standing Jokowi netral dalam proses rekrutmen presiden berikutnya," kata Gde Siriana Yusuf, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (9/5).

Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu mengingatkan bahwa Istana Negara bukan milik koalisi Jokowi.

"Silahkan sebagai pribadi berpihak, tapi secara formal tidak boleh memanfaatkan kepresidenan dan fasilitas negara untuk berpihak apalagi memenangkan capres tertentu," tegas Gde Siriana.

Adapun Jokowi mengundang Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Plt Ketua Umum PPP Mardiono, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dalam satu pertemuan di Istana Negara.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya