Berita

Survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC)/Net

Politik

SMRC: Ganjar Diyakini Lanjutkan Program Jokowi, Prabowo di Garis Tengah

SELASA, 09 MEI 2023 | 14:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Jika memenangkan Pilpres 2024, Ganjar Pranowo diyakini akan melanjutkan program pembangunan yang sudah dilakukan Presiden Joko Widodo.

Hal tersebut terekam dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk "Keberlanjutan vs Perubahan: Persepsi Pemilih Kritis" yang dirilis, Selasa (9/5).

Direktur Riset SMRC Deni Irvani menjelaskan, pilihan responden itu, jika Pilpres 2024 hanya diikuti tiga calon. Yakni, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.


"Hasinya, Ganjar diakini 58 persen responden bakal melanjutkan program Jokowi. Disusul Prabowo (36 persen), dan Anies (27 persen)," ujar Deni.

Berbanding terbalik untuk potensi kebijakan Jokowi diubah. Anies dipilih paling banyak responden di angka 47 persen.

"Di bawah Anies ada Prabowo (39 persen), dan Ganjar (22 persen)," sambungnya.

Sementara untuk responden yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab soal sikap responden pada tiga nama itu masih cukup tinggi.

"Untuk yang menjawab tidak tahu pada Ganjar ada 19 persen, lalu Anies (26 persen), Prabowo (25 persen)," pungkasnya.

Hasil survei diperoleh dari responden kelompok pemilih kritis. Survei dilakukan pada medio 2-5 Mei 2023.

Pemilih kritis adalah pemilih yang punya akses ke sumber-sumber informasi sosial-politik secara lebih baik. Sebab, para pemilih kritis memiliki telepon sehingga bisa mengakses internet untuk mengetahui dan bersikap terhadap dinamika.

Sampel survei ini dipilih melalui metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.

Dengan teknik itu, sampel sebanyak 925 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, divalidasi, dan discreening.

Margin of error survei diperkirakan 3,3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, asumsi simple random sampling.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya