Berita

Pentolan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Prof Rochmat Wahab (kedua dari kiri)/RMOL

Politik

Prof Rochmat Wahab: Tuntutan Reformasi Belum Penuhi Harapan

SENIN, 08 MEI 2023 | 16:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perjalanan reformasi di Indonesia memasuki usianya yang ke 25 tahun. Ibarat manusia, usia ini sudah memasuki masa dewasa.

Menurut salah satu pentolan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Prof Rochmat Wahab, tuntutan reformasi hingga kini belum sepenuhnya bisa diwujudkan.

"Terutama oleh pemerintah dewasa ini," kata Rochmat Wahab lewat keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (8/5).


Setidaknya ada empat tuntutan yang dianggap sudah dipenuhi. Meskipun hasilnya masih belum sesuai seperti yang diharapkan.

Tuntutan tersebut diantaranya pengadilan mantan presiden Soeharto dan kroninya, amandemen konstitusi, pencabutan dwifungsi ABRI (TNI/Polri), dan pemberian otonomi daerah seluas-luasnya.

Sementara itu, Rochmat Wahab menjelaskan bahwa ada dua tuntutan reformasi yang belum dipenuhi sebagaimana idealnya, karena menunjukkan kinerja yang lebih buruk.

"Kedua tuntutan itu yang berkenaan dengan penegakan supremasi hukum dan pemberantasan KKN," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya