Berita

Presiden PKS Ahmad Syaikhu/Ist

Politik

Legowo Bacawapres Anies dari Luar Koalisi, PKS: Asalkan…

SABTU, 06 MEI 2023 | 16:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka kemungkinan terkait bakal calon wakil presiden (bacawapres) untuk Anies Baswedan figur di luar Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Asalkan, bacawapres tersebut mampu mendongkrak elektroral dan membantu untuk memenangkan Pilpres 2024.

Demikian disampaikan Presiden PKS Ahmad Syaikhu kepada wartawan di Kantor DPP PKS, Jalan Raya TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (6/5).


"Ya sangat mungkin (luar koalisi). Kita ingin Pak Anies ini bukan hanya sekadar satu berhenti mengusung yah, kita ingin menang. Untuk menang itu tadi faktornya bisa jadi yang punya elektoral mungkin bukan orang partai, sangat-sangat terbuka," kata Syaikhu.

Meski begitu, Syaikhu menyatakan pihaknya tetap menghormati apa yang telah menjadi keputusan koalisi sebagaimana tertuang salam piagam KPP.

"Kita sudah dalam piagam koalisi menyepakati bahwa urusan cawapres akan ditentukan oleh capres ya, tentu kami juga diberikan kesempatan untuk mengusulkan," ujar Syaikhu.

Bagi PKS, kata Syaikhu, bacawapres bukan hanya sekadar pelengkap semata. Menurutnya, figur itu harus menjadi faktor untuk penguat suara untuk kemenangan Anies Baswedan dan partai koalisi di Pemilu 2024.

"Oleh karena itu siapa nanti yang layak mendampingi beliau, saya kira itu salah satu akan diuji melalui survei dan sebagainya. Sehingga, mematangkan bahwa capres yang bersanding dengan Anies adalah betul-betul membawa efek elektoral yang besar," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya