Berita

Anies Baswedan/Net

Politik

Luhut Bicarakan Cawapres ke Surya Paloh, Ini Jawaban Anies

SABTU, 06 MEI 2023 | 14:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan sempat membahas dan membicarakan cawapres Anies Baswedan kepada Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Namun, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku, belum tahu kalau Luhut sempat menyodorkan nama bacawapres kepada Surya Paloh untuk mendampinginya di Pemilu 2024.

“Belum tahu malah,” ucap Anies singkat kepada wartawan di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (6/5).


Mengenai bacawapres sendiri, Anies berpandangan harus bergabung dan menjadi bagian dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang telah dideklarasikan Nasdem, PKS, dan Demokrat.

“Soal wakil, saya rasa lebih besar daripada itu karena ini bicara tentang agenda dan tentang nama-nama. Kalau terkait dengan pimpinan partai atau anggota partai, maka mereka yang berada di dalam koalisi otomatis,” kata Anies.

Menurut dia, untuk bacawapres sedianya diusulkan kepada partai koalisi. Sebab, kata Anies, akan menjadi tidak fair jika bacawapres berasal dari luar partai koalisi.

“Kalau tidak menjadi bagian dari koalisi, ya tidak fair. Itu kan prinsip yang sangat sederhana,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan mengaku telah mengusulkan nama bacawapres untuk Anies Baswedan kepada Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh saat menggelar pertemuan di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, turut membahas politik menjelang Pemilu 2024.

"Ya pak Surya tanya (figur cawapres Anies), saya jawab," kata Luhut kepada wartawan di lokasi.

Namun begitu, Luhut enggan membocorkan semua isi pembicaraannya dengan Surya Paloh ke wartawan. Termasuk saran nama untuk pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024.

"Saya jawab. Saya kan enggak perlu cerita sama kamu," pungkas Luhut.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya