Berita

Ganjar Pranowo usai dideklarasikan sebagai bakal calon presiden 2024 oleh PDI Perjuangan/Ist

Politik

Sambangi Rumah Bung Karno di Surabaya, Ganjar Pranowo akan Dapat Kendil Berisi Air dari Sumur Jobong Berusia 600 tahun

SABTU, 06 MEI 2023 | 05:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sabtu pagi sampai sore, (6/5), Ganjar Pranowo akan menjumpai masyarakat Kota Surabaya. Ini kunjungan pertama politikus berambut putih itu ke Kota Pahlawan, sejak ditetapkan sebagai bakal calon Presiden RI 2024 oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, pada Jumat lalu (21/4) di Istana Batutulis, Bogor, Jawa Barat.

Di Surabaya, Ganjar akan berada di sejumlah lokasi kegiatan. Pagi hari, capres kader banteng itu akan mengikuti rapat konsolidasi PDI Perjuangan se-Jawa Timur, di Hotel Shangri-La, Jl. Mayjen Sungkono, Surabaya. Kemudian berlanjut peresmian posko gotong royong di Jalan Pandegiling 223.

Sekitar pukul 12.00 WIB, Ganjar akan berada di Balai Pemuda, Jl. Gubernur Suryo. Bertemu kalangan pelaku UMKM, ngopi bareng dan talkshow. Termasuk bertemu kaum milenial dan warga masyarakat.


“Warga masyarakat akan tumpah ruah bertemu Mas Ganjar di Balai Pemuda,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (5/5).

Ganjar akan disambut Walikota Eri Cahyadi dan Wakil Walikota Armuji, para relawan dan warga masyarakat. Dari Balai Pemuda, Ganjar akan diantarkan beramai-ramai menuju titik kegiatan berikutnya.

Diperkirakan pada pukul 14.00 WIB, Ganjar tiba di Jalan Peneleh, tepatnya rumah kelahiran Bung Karno, kampung Pandean Gang 4 No. 40. Di sana, para tokoh masyarakat akan menyerahkan kendil berisi air dari Sumur Jobong yang berusia 600 tahun, atau sudah ada sejak jaman Majapahit.

"Ini sebagai simbol peneguhan spirit kebangsaan Indonesia,” kata penggiat dari komunitas sejarah Begandring Soerabaia, Kuncarsono Prasetyo.

Lokasi Sumur Jobong ini ada di kampung Pandean, hanya 100 meter dari rumah lahir Bung Karno. Airnya bersih dan segar, masih terawat sampai sekarang sebagai lokasi cagar budaya. Sekarang, Sumur Jobong menjadi cagar budaya dan destinasi wisata di kawasan kampung Pandean.

Prosesi pengambilan air itu sudah dilakukan Kamis malam (4/5) oleh warga masyarakat dan komunitas penggiat sejarah Begandring, Kuncarsono, Nanang Puwono, dan Djadi Galajapo. Termasuk Adi Sutarwijono selaku Ketua DPRD Kota Surabaya.

“Kamis malam kemarin, pas malam Jumat legi, diadakan doa yasin tahlil. Kemudian potong tumpeng dan prosesi pengambilan air di Sumur Jobong yang berusia 500 tahun lebih peninggalan jaman Majapahit,” kata Kuncar.

Air sumur Jobong ini akan diserahkan Agus Santoso, tokoh yang teridentifikasi melalui DNA sebagai keturunan penduduk pertama Surabaya enam abad lalu, kepada Ganjar.           

Selain menerima air, Ganjar akan melihat kamar Sang Proklamator lahir. Didampingi komunitas sejarah Begandring, yang akan menjelaskan riwayat rumah itu. Dari rumah Bung Karno di kampung Pandean, Ganjar diajak melihat rumah indekos warisan HOS Tjokroaminoto, pemimpin Sarikat Islam.

“Di rumah Pak Tjokro, dulu Bung Karno indekos untuk meneruskan studi belajar di Surabaya. Di situlah Bung Karno remaja bertemu tokoh-tokoh pergerakan dan terlibat berbagai interaksi, pemikiran, dan cita-cita tentang masyarakat Indonesia yang merdeka, terbebas penjajahan,” tutur Kuncar.

Terkait kunjungan Capres Ganjar Pranowo, PDI Perjuangan Kota Surabaya telah mengedarkan poster dan diunggah ke media sosial sebagai undangan terbuka kepada khalayak ramai. Warga masyarakat diharapkan beramai-ramai menghadiri kegiatan bersama Ganjar.

“Ayo, ramai-ramai ketemu Mas Ganjar. Sabtu pagi, di Kota Surabaya. Kita sambut kehadiran pemimpin masa depan,” kata Adi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya