Berita

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi dalam acara press briefing Kemlu RI di Gedung Nusantara, Jakarta Pusat pada Jumat, 5 Mei 2023/Ist

Dunia

Menlu Retno: Indonesia Gunakan Diplomasi Senyap untuk Selesaikan Masalah Myanmar

JUMAT, 05 MEI 2023 | 19:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Konflik militer yang terjadi di Myanmar menjadi salah satu tantangan utama Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun ini. Selama memegang keketuaan ASEAN, Indonesia telah menempuh non-megaphone diplomacy atau quiet diplomacy dalam upaya menyelesaikan krisis di Myanmar.

Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, diplomasi senyap dipilih Indonesia sebagai cara membangun kepercayaan dan komunikasi yang lebih terbuka di antara pihak berkonflik.

"Tujuannya adalah untuk memberikan ruang bagi para pihak untuk membangun trust dan agar para pihak lebih terbuka dalam berkomunikasi," ungkapnya, selama konferensi pers di Gedung Nusantara Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta Pusat pada Jumat (5/5).


Tak disangka, kata Retno, strategi diplomasi yang digunakan Indonesia mendapat respons baik oleh para pihak, termasuk pengambil kebijakan di Myanmar.

Dijelaskan Retno, non-megaphone diplomacy yang telah diterapkan Indonesia selama empat bulan terakhir telah membawa kemajuan pada penyelesaian konflik di Myanmar. Sejauh ini terdapat tiga langkah konkret yang telah dilakukan keketuaan Indonesia di ASEAN untuk menangani masalah Myanmar.

Pertama, Indonesia berhasil melakukan lebih dari 60 kali engagements dengan berbagai pihak di Myanmar.

"Engagements dilakukan dengan berbagai stakeholders seperti SAC, NUG, EAOs, juga dengan negara kunci/tetangga seperti India, RRT, AS, EU, Jepang, Thailand, dan juga dengan PBB," papar Menlu.

Kedua, Indonesia sebagai Ketua ASEAN mengecam keras penggunaan kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban sipil yang semakin banyak.

"Kekerasan harus dihentikan, saya ulangi kekerasan harus segera dihentikan. Tanpa dihentikannya kekerasan, maka tidak akan ada perdamaian di Myanmar." tegasnya.

Ketiga, terkait bantuan kemanusiaan, Indonesia disebut Menlu berusaha untuk memperluas jangkauan distribusi bantuan yang dikoordinir oleh AHA Center.

"Harus ada kemajuan di bidang pemberian bantuan kemanusiaan, dan ketua ASEAN akan terus mengupayakan ini," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya