Berita

Erick Thohir dipandang lebih berpeluang dampingi Ganjar Pranowo ketimbang Sandiaga Uno/Net

Politik

Soal Cawapres Ganjar, Erick Thohir Lebih Berpeluang Ketimbang Sandiaga Uno

KAMIS, 04 MEI 2023 | 13:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Siapa yang bakal menjadi calon wakil Presiden (bacawapres) mendampingi Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 masih terus bergulir di kalangan masyarakat. Sejumlah nama pun bermunculan.

Di antaranya yang cukup santer adalah Menparekraf Sandiaga Uno dan Meneg BUMN Erick Thohir yang disebut-sebut masuk bursa bacawapres partai banteng moncong putih.

Menakar peluang kedua tokoh tersebut, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, menilai Erick Thohir (ET) lebih berpeluang ketimbang Sandiaga. Pasalnya, ET mendapatkan dukungan dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU).


“Dari kedua tokoh itu yang kemungkinan bisa ya ET. Karena ET sampai saat ini diendorse oleh NU. Bahkan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf bilang warga NU banyak dukung ET. Artinya ET representasi suara NU,” kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/5).

Di sisi lain, Ujang berpandangan bahwa PAN pun disebut-sebut dekat dengan ET. Sedangkan Sandiaga belum mendapatkan dukungan dari kedua ormas Islam terbesar di Indonesia itu.  

“PAN representasi Muhammadiyah, jadi antara Sandi dan ET, ya kelihatannya ET lebih representasi ketimbang Sandiaga,” papar Ujang.

Namun begitu, Dosen Ilmu Politik Universitas Al-Azhar Indonesia itu menyebut bahwa dinamika politik cenderung cair, sehingga masih sangat terbuka kemungkinan-kemungkinan lain.

“Ya kita lihat aja ke depan,” demikian Ujang.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sempat mengatakan, banyak warga NU menginginkan Erick Thohir menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo.

“Banyak warga NU memang menginginkan Erick Thohir (menjadi cawapres Ganjar). Itu bisa dilihat dari hasil survei yang kita baca," ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Rabu (26/4).

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya