Berita

Kader Demokrat Purwakarta menyatakan mundur/RMOLJabar

Politik

Di Tengah Masa Pendaftaran Caleg, Ratusan Kader Demokrat Purwakarta Pilih Angkat Kaki

RABU, 03 MEI 2023 | 17:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Merasa tidak nyaman dan tak sejalan dengan sikap Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Purwakarta, Asep Chandra, ratusan kader yang terdiri pengurus DPC, DPAC, Ranting, hingga pengurus Anak Ranting menyatakan mundur. Dari ratusan kader yang mundur itu 8 di antaranya merupakan Bacaleg 2024.

"Secara politik kami sudah tidak nyaman dan sejalan lagi dengan ketua DPC. Dengan ini kami menyatakan pengunduran diri sebagai pengurus dan bacaleg. Selain 20 kader jajaran DPAC Cibatu, ikut mundur juga 10 Ketua Ranting di Cibatu berikut jajarannya. Di Cibatu jumlahnya bisa ratusan," kata Ketua DPAC PD Kecamatan Cibatu, Ade Winanto, di Purwakarta, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (3/5)

Hal yang sama dikatakan Ketua Srikandi yang juga Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Purwakarta, Rini Meilani, dan salah satu Ketua Bidang DPC, Nani Suryani.


"Bagi saya, ini sebenarnya berat. Saya bergabung dengan Partai Demokrat sejak 2006. Tapi apa boleh buat, jika rumah yang sudah saya tempati begitu lama sudah tidak nyaman ditempati, saya harus angkat kaki," kata Rini diamini Nani Suryani, yang bergabung dengan Demokrat sejak 2012.

Menurut Rini, selain Ketua DPAC Cibatu, dirinya, dan Nani, juga terdapat sejumlah pengurus DPC yang menyatakan mundur dari Demokrat. Di antaranya Wakil Bendahara, Sekretaris Bapilu, Ketua Badiklat, dan Ketua DPAC Kecamatan Maniis beserta jajarannya.

Hingga naskah ini dibuat, awak media belum dapat mengkonfirmasi Ketua DPC Demokrat Kabupaten Purwakarta atau jajaran lainnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya