Berita

Pimpinan KPK bersama Dewas KPK saat menggelar halal bi halal/Ist

Hukum

Halal Bihalal, Firli Ajak Insan KPK Rapatkan Barisan Hadapi Tahun Politik Tanpa Korupsi

SELASA, 02 MEI 2023 | 18:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri ingatkan jajarannya untuk merapatkan barisan dalam menghadapi tahun politik untuk melakukan pemberantasan korupsi agar tujuan negara tercapai, yakni memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Hal itu disampaikan oleh Firli dalam acara halal bihalal 1444 Hijriah bertajuk "Sucikan Hati Mengabdi untuk Negeri" yang dihadiri oleh pimpinan KPK, pimpinan Dewan Pengawas (Dewas) KPK, pejabat struktural, dan seluruh pegawai KPK di Aula Gedung Juang Merah Putih KPK, Selasa (2/5).

Firli mengatakan, kegiatan halal bihalal bukan sekadar ajang silaturahmi, apalagi tema yang dianggap memiliki makna yang filosofis.


"Tema Sucikan Hati Mengabdi untuk Negeri bukan sekadar tema, tetapi ini ada landasan dan filosofi. Landasannya diambil dari lagu Indonesia Raya yang selalu kita dengungkan, bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya," ujar Firli.

Artinya kata Firli, semua pihak harus membangun jiwa dan raga untuk Indonesia Raya, demi mencapai tujuan bersama, yakni membersihkan negeri dari praktik korupsi.

Untuk itu, Firli berpesan agar insan KPK bahu membahu dan terus semangat untuk mencapai tujuan negara. Mengingat, Indonesia memiliki dua tujuan utama yang dikejar untuk kemakmuran rakyat, yakni memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun, jika masih terjadi praktik korupsi, maka kesejahteraan masyarakat tidak akan pernah terjadi.

"Kita sama-sama sudah memilih ladang pengabdian kita, profesi kita, kerja keras, kerja cerdas, dalam rangka pemberantasan korupsi. Kita sudah memilih itu, karena itu segenap insan KPK, bekerja di KPK bukan sekadar profesi tapi jadikan ini ladang pengabdian, amal ibadah kita yang kita sumbangkan kepada negara kita," kata Firli.

Apalagi, Firli menambahkan, pada tahun 2023 KPK harus mengencangkan sabuk pertahanan dan mengencangkan barisan dalam menghadapi tahun politik Pemilu 2024.

"Pekerjaan kita masih sangat berat, apalagi tahun 2023 tentulah tantangan lebih hebat dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2023 ini tidak jauh berbeda dari pengalaman tahun 2018, lima tahu lalu. Karena itu, tidak ada jawaban, kecuali rapatkan barisan KPK," tegas Firli.

KPK kata Firli, juga diharapkan bisa membangun komitmen bersama dalam pemberantasan korupsi yang mengacu pada tugas pokok KPK yang diatur dalam UU 19/2019 tentang KPK.

"KPK bisa diibaratkan sebuah perahu besar, dan kita semua adalah penumpangnya. Dia memiliki tujuan yang sama yaitu memberantas korupsi. Namun tujuan itu sulit diwujudkan apabila kita masih berdamai dengan korupsi. Karena itu bekal saya, bekal untuk kita semua, mari kita sama-sama di dalam kapal besar KPK untuk mencapai tujuan dan tidak pernah ada kegaduhan di dalam kapalnya," jelas Firli.

Firli memastikan, meskipun KPK akan mengalami pergantian pimpinan dan Dewas di akhir tahun nanti, tapi semangat pemberantasan korupsi tidak akan pernah padam.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Dewas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean di kesempatan yang sama. Tumpak mengatakan, meski momen halal bihalal menjadi halal bihalal terakhirnya di KPK, namun komitmen memerangi korupsi tidak akan pernah surut.

"Kurang lebih delapan bulan lagi, masih ada waktu bagi Dewas dan pimpinan untuk menyelesaikan tugasnya. Tentunya kita harus meninggalkan hal yang baik, kita harus meninggalkan legacy yang bisa dikenang oleh penerus kita yang berada di KPK. Oleh karena itu di waktu yang singkat ini mungkin bisa kita lebih tingkatkan kinerja kita sehingga benar-benar orang mengatakan bahwa kita telah berbuat untuk nusa dan bangsa dalam pemberantasan korupsi,” pesan Tumpak.

Dalam acara ini, juga turut dihadiri oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar yang memberikan ceramah. Nasaruddin mengatakan, bahwa pekerjaan KPK selama ini adalah pekerjaan yang mulia. Sebab jika ditarik lebih dalam, KPK memiliki misi suci untuk pemberantasan korupsi.

"Semua daging yang tumbuh dari barang yang haram, tidak akan pernah mungkin dibersihkan kecuali menggunakan api neraka, tidak mungkin masuk surga. Dan dengan adanya pembersihan, berkat temuan yang dilakukan oleh KPK dan dihukum, maka itu Insya Allah kita anggap lunas. Maka semua perbuatan di sini kita anggap suci. Bukan sekadar untuk pekerjaan di dunia tapi dampaknya sampai di akhirat," kata Nasaruddin.

Di akhir acara, seluruh pimpinan KPK berkeliling untuk bersalaman dengan seluruh pegawai KPK yang berkesempatan hadir secara langsung.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

UPDATE

Pemulihan Pasien Pasca-Stroke Lewat Teknologi Robotik, Siapa Takut?

Sabtu, 07 Februari 2026 | 20:03

10 Film Hollywood Dirilis Sepanjang 2026, Ada Spider-Man hingga Avengers: Doomsday

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:43

Huntara Bener Meriah Ditargetkan Siap Huni Jelang Ramadan

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:21

Perbaikan Program MBG untuk Indonesia Emas Menggema di Yogyakarta

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:00

BNI Lanjutkan Aksi Bersih Pantai dengan Dukungan Sarana TPS3R Sekar Tanjung di Bali

Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:54

Masuk Angin Vs GERD, Obat Herbal Tak Selalu Aman

Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:09

Prabowo Curhat Tiap Mau Berantas Korupsi Ada Kerusuhan dan Adu Domba

Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:51

PDIP Ajak Teladani Perjuangan Fatmawati Soekarno

Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:15

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai Mertasari

Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:48

Kawal Ketat Pergub Penggunaan Air Tanah di Gedung Jakarta

Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:27

Selengkapnya