Berita

Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Jenderal TNI (Purn) Wiranto, saat menyambangi Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Sentul, Jawa Barat, Senin (1/5)/RMOL

Politik

Jamiluddin Ritonga: Wiranto Tidak Mungkin Mendukung Prabowo Presiden

SELASA, 02 MEI 2023 | 04:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pascakunjungan mantan Menko Polhukam Wiranto ke kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah tidak berpengaruh dalam kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Demikian pendapat pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/5).

Menurut Jamiluddin, Wiranto sudah menjadi bagian masa lalu. Atas dasar itu, kontribusi Wiranto untuk mengantarkan Prabowo Subianto menjadi presiden sangat kecil.


"Selain itu, dukungan Wiranto kepada Prabowo bisa jadi tidak serius. Sebab, sangat sulit dipahami kalau Wiranto mendukung Prabowo," demikian kata Jamiluddin.

Analisa Jamiluddin, sejak jauh-jauh hari hubungan Wiranto dan Prabowo tidak baik-baik saja. Bahkan selama ini kedua sosok ini terkesan rivalitas.

Dalam konteks Pilpres, Jamiluddin meyakini Wiranto tidak akan mungkin mendukung dan memuluskan Prabowo meraih kursi presiden.

"Jadi, dilihat dari sejarah dua sosok ini sulit untuk saling mendukung. Keduanya lebih sering saling berseberangan selama ini," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya