Berita

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono (kedua dari kiri) di ruang Vicon Wisma A. Yani, Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat, Senin (1/5)/RMOL

Pertahanan

Panglima TNI: Konflik Militer di Sudan Jangan Sampai Terjadi di Indonesia

SENIN, 01 MEI 2023 | 23:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono berharap, konflik militer yang terjadi di Sudan jangan sampai terjadi di Indonesia.

Sebab, bila itu terjadi akan berdampak ambruknya ekonomi, dan negara bisa dikatakan gagal.

Maka dari itu, singgungan atau riak-riak kecil baik antarinternal maupun eksternal harus bisa diantisipasi segera.


Kira-kira begitu yang disampaikan Yudo di depan Pejabat Utama Mabes TNI, Pejabat Utama Mabes Angkatan dan segenap Panglima/Komandan  Komando Utama jajaran TNI di ruang Vicon Wisma A. Yani, Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat, Senin (1/5). 

Selain itu, Yudo mengingatkan para pemimpin satuan TNI harus bertanggungjawab atas amanah yang diberikan dengan risiko apapun terlebih kepentingan nasional.

Salah satunya dengan bermanfaat bagi masyarakat sekitar dalam menghadapi segala permasalahan, terutama bersinergi dengan Polri.

Kata Yudo hal itu dilakukan untuk bangunan jiwa korsa untuk agenda positif, seperti: keberhasilan dalam penanganan Covid-19, pengamanan G-20, pengamanan lebaran, natal, penanggulangan  bencana, dan lain-lain.

"Di tahun politik, netralitas TNI suatu keharusan," kata Yudo.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya