Berita

Direktur WFP untuk Chad, Pierre Honnorat/Net

Dunia

WFP: Lebih dari 20 Ribu Pengungsi Sudan Kabur ke Chad

MINGGU, 30 APRIL 2023 | 09:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Lebih dari 20.000 Pengungsi Sudan Melarikan Diri ke Chad

Sejak konflik militer Sudan meletus pertengahan April lalu, puluhan ribu warga dilaporkan berbondong-bondong menuju negara tetangga Chad untuk menyelamatkan diri.

Menurut Program Pangan Dunia (WFP) pada Sabtu (29/4), tercatat lebih dari 20.000 ribu pengungsi Sudan yang melintasi perbatasan menuju Chad.


WFP menilai Chad membutuhkan dana mendesak untuk membantu kelangsungan hidup puluhan ribu pengungsi Sudan yang jumlahnya semakin meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Direktur WFP untuk Chad, Pierre Honnorat mengatakan paket makanan dan bantuan harus segera mereka kirim minggu ini, sebab beberapa minggu ke depan diperkirakan akan ada cuaca buruk yang menghambat distribusi.

"Ini sangat mendesak karena dalam enam hingga delapan minggu kami tidak akan pernah bisa mencapai tempat-tempat itu karena hujan," jelas Honnorat, seperti dimuat African News.

Bentrokan senjata antara militer Sudan dan paramiliter Rapid Support Forced (RSF) selama dua minggu terakhir telah membuat ibu kota Khartoum menjadi zona perang dan membuat negara itu kacau balau.

Selain warga negara setempat, warga negara asing beserta staf kedutaan dari berbagai negara mitra juga terpaksa dipulangkan menyusul kondisi yang tidak aman di Sudan.

Negara-negara besar di Afrika, Arab, PBB dan AS berusaha keras untuk mendorong dialog damai antara para jenderal yang bersaing untuk menghentikan krisis yang menewaskan hampir 500 orang tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya