Berita

Pakar maritim, Ketut Sudiarta/Ist

Nusantara

Pakar: Lokasi Tersus LNG Sidakarya Terintegrasi Penataan Kawasan

JUMAT, 28 APRIL 2023 | 18:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kawasan Pantai Sidakarya dan Intaran dinilai kawasan paling ideal untuk membangun Terminal Khusus Liquefied Natural Gas (Tersus LNG) dibandingkan daerah lain di Denpasar, Bali.

Pakar Maritim, Ketut Sudiarta mengatakan, di lokasi tersebut bisa meminimalisir kerusakan lingkungan, sekaligus menata kawasan pantai agar lebih bernilai ekonomi dan mempertahankan kelestarian budaya.

“Saya pertaruhkan reputasi keilmuan saya, di situlah lokasi yang paling cocok dari sisi ekologi, tidak merusak terumbu karang. Karena di area dredging tidak ada terumbu karang,” kata Ketut kepada wartawan, Jumat (28/4).


Menurutnya, pembangunan Tersus LNG Sidakarya tidak bisa berdiri sendiri tanpa menata kawasan sekitarnya. Oleh karenanya, pembangunan Tersus LNG Sidakarya terintegrasi dengan penataan kawasan yang meliputi kawasan Intaran, Serangan, dan Sidakarya.

“Bahkan (proyek tersebut) termasuk membantu menata kawasan banjir Kota Denpasar, di daerah Renon yang terjadi pendangkalan karena pasir dan sampah. Meski ada embung di Sanur, tetap butuh normalisasi,” jelasnya.

Selain itu, konsep pembangunan tersus LNG Sidakarya akan bisa melibatkan ekonomi warga lewat kepemilikan saham dari badan usaha desa sekitar lokasi.

“Ini model privat partnership plus community yang bisa dicontoh di tempat lain,” tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya