Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bukan Dolar, Argentina Pilih Bayar Impor China Pakai Yuan

KAMIS, 27 APRIL 2023 | 14:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Argentina akan menggunakan mata uang yuan untuk membayar impornya dari China alih-alih menggunakan dolar AS dalam transaksi kedua negara.

Hal itu disampaikan Menteri Ekonomi Argentina Sergio Massa dalam konferensi pers, Rabu (26/4), yang menandakan hubungan perdagangan bilateral yang semakin kuat antar kedua negara.

Menurut Massa, pada Mei mendatang mereka akan mulai menggunakan mata uang yuan untuk kegiatan impor dari China senilai Rp 11 triliun hingga Rp 14 triliun, untuk mempercepat dan meningkatkan efisiensi transaksi kedua negara.


"Menggunakan yuan untuk transaksi perdagangan tidak hanya membantu memperkuat cadangan internasional tetapi juga memfasilitasi perdagangan bilateral dan memberikan fleksibilitas yang lebih besar," kata Massa.

Menanggapi penggunaan mata uang tersebut, Duta Besar Tiongkok untuk Argentina Zhou Xiaoli menyambut baik langkah Argentina yang dianggap telah semakin memperkuat kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara dalam kemitraan yang strategis.

"China mendukung upaya Argentina untuk menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan, sebagaimana tercermin dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan selama kunjungan Presiden Alberto Fernandez ke China tahun lalu," kata Zhou.

Seperti dimuat Shine, Kamis (27/4), sejak awal tahun ini, Bank Sentral Argentina telah secara resmi menyatakan bahwa mereka akan memperluas perjanjian pertukaran mata uang dengan China, untuk itu negara itu lebih memilih menggunakan yuan daripada dolar sebagai alat transaksi antar kedua negara.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya