Berita

Ganjar Pranowo saat resmi diusung sebagai bakal calon presiden oleh PDIP/Ist

Politik

Tragedi Piala Dunia U-20 Jadi Kendala Ganjar untuk Bisa Diterima Akar Rumput

KAMIS, 27 APRIL 2023 | 10:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pengumuman Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden usungan PDI Perjuangan pada Pemilu 2024 mendatang memang mengubah dinamika di tataran elite politik.

Akan tetapi, di tingkat akar rumput hal tersebut belum memberikan perubahan yang signifikan, terkait tingkat penerimaan terhadap Gubernur Jawa Tengah tersebut.

“Pengumuman nama tersebut belum dapat dikatakan memberikan pengaruh besar terhadap elektabilitas PDI Perjuangan di tingkat akar rumput. Karena sebagian masyarakat sudah sempat meninggalkan dia (Ganjar) akibat batalnya Piala Dunia FIFA U-20 di Indonesia,” kata pengamat politik dari FISIP USU, Henry Sitorus Pane, dikutip Kantor Berita RMOLSumut, Kamis (27/4).


Henry menjelaskan, nama Ganjar Pranowo menjadi salah satu trending topik terkait batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, menyusul penolakannya terhadap keikutsertaan Tim U-20 Israel pada perhelatan tersebut. Meski sejumlah nama lain juga mengatakan hal yang sama, namun sosok Ganjar lebih disorot karena ebih dikenal publik.

“Makanya nama beliau yang paling banyak diperbincangkan di medsos. Dan itu yang membekas di hati masyarakat,” jelasnya.

Untuk dapat mencapai tujuan hattrick kemenangan pada 2024, menurut Henry, seluruh kader PDI Perjuangan tidak dapat mendompleng nama Ganjar sebagai bagian dari kampanye politik. Sebaiknya para kader memikirkan cara lain untuk meraih simpati publik. Di antaranya dengan turun ke masyarakat dan memanfaatkan jejaring masing-masing.

“Saya kira kalau mengharapkan efek dari nama Ganjar saja itu tidak akan signifikan. Kinerja kader secara individu lah yang dibutuhkan untuk meraih simpati warga,” demikian Henry Sitorus Pane.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya