Berita

Puan Maharani/Net

Politik

Puan Komandan Tim Pemenangan Ganjar, Pangi: Jateng Akan Kembali jadi Kandang Banteng

KAMIS, 27 APRIL 2023 | 00:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang menunjuk Puan Maharani sebagai ketua tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024, sudah tepat.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago meyakini, dengan keputusan itu, PDIP akan kembali mendulang suara besar di Jawa Tengah pada pilpres maupun pemilu legislatif.

"Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah dua periode sudah pasti akan meraup suara besar dari masyarakat yang puas dengan kinerjanya," kata Pangi kepada wartawan, Rabu (26/5).


"Apalagi, Ganjar didukung langsung oleh Puan sebagai ketua tim pemenangannya. Sudah pasti Jawa Tengah akan kembali menjadi kandang banteng," sambungnya.

Pangi meyakini hal itu berkaca pada pengalaman saat Ganjar mencalonkan diri sebagai gubernur Jawa Tengah pada Pilkada 2013 lalu.

Ganjar yang saat itu adalah anggota DPR RI dan tak memiliki rekam jejak berkarir di politik Jawa Tengah, awalnya diragukan bisa memenangi pilkada. Apalagi, Ganjar harus berhadapan dengan petahana Bibit Waluyo serta Sekda Jawa Tengah Hadi Prabowo.

Namun, pada akhirnya Ganjar yang berpasangan dengan Heru Sudjatmoko bisa keluar sebagai pemenang.

Ganjar-Heru meraup 6.962.417 suara atau 48,82 persen, mengalahkan pasangan Bibit Waluyo-Sudjiono Sastroatmodjo (30,26 persen) serta Hadi Prabowo-Don Murdono (20,92 persen).

Pangi menilai, peran Puan selaku tim pemenangan Ganjar saat itu akhirnya berperan besar membuat Ganjar-Heru keluar sebagai pemenang.

"Saat ini sosok Ganjar dan Puan sudah terbukti memiliki rekam jejak yang mumpuni dan makin populer di masyarakat. Sudah pasti perpaduan antara Ganjar yang didukung Puan ini akan menjadi duet maut," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya