Berita

Kapal Kargo Iran/Net

Dunia

Hindari Cegatan Barat, Iran Gunakan Kapal Kargo di Laut Kaspia untuk Kirim Amunisi ke Rusia

RABU, 26 APRIL 2023 | 17:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hubungan Iran dan Rusia terus erat bahkan sejak perang Ukraina dimulai pada Februari tahun lalu.

Kedekatan keduanya membuat sekutu Barat khawatir, terlebih beredar laporan bahwa Iran telah mendukung perang Rusia dengan memasok ribuan amunisi.

Iran membantah telah menyokong Rusia atas invasinya di Ukraina. Teheran mengaku sempat mengirim pesanan amunisi ke Moskow, tetapi itu diklaim terjadi sebelum perang meletus.


Mengutip laporan The Wall Street Journal pada Rabu (26/4), Iran disebut telah mengirim lebih dari 300 ribu peluru artileri dan satu juta butir amunisi ke Rusia melalui laut Kaspia selama enam bulan terakhir.

Laporan itu menyebut bahwa amunisi selama ini dikirim Iran melalui kapal kargo sehingga hampir tidak mungkin dihentikan oleh negara-negara Barat.

Pejabat di Timur Tengah mengatakan pengiriman senjata terbaru terjadi pada awal Maret dengan kapal kargo Iran membawa 1.000 kontainer berisi 2.000 peluru artileri.

Wilayah Kaspia tidak tersentuh Barat, sebab Armada Kelima AS hanya aktif berpatroli di Teluk Persia, Laut Merah, dan Laut Arab.

Jalur dan kendaraan berbeda digunakan Iran dan Rusia untuk menghindari upaya menghentikan sekutu Barat.

Sebab, Angkatan Laut AS pernah mencegat sebuah kapal Iran yang menyelundupkan beberapa senjata ke Yaman untuk mendukung Houthi.

Pasukan Inggris di kawasan itu juga telah mencegat beberapa upaya penyelundupan senjata Iran selama beberapa bulan terakhir.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya