Berita

Aksi solidaritas dan rapat umum yang dilakukan oleh Asosiasi Budaya Buddha Himalaya pada Rabu, 19 April 2023/Net

Dunia

Soal Video Viral Dalai Lama, Asosiasi Budaya Buddha Himalaya: Jangan Berasumsi Negatif

SENIN, 24 APRIL 2023 | 18:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah video Dalai Lama yang diberitakan mencium seorang anak laki-laki viral di media sosial, Asosiasi Budaya Buddha Himalaya segera menggelar rapat umum dan mengungkapkan aksi solidaritas untuk pemimpin spiritual mereka.

Menurut Asosiasi, video yang banyak memicu kecaman dan kegemparan di media sosial itu merupakan sebuah konspirasi yang sengaja dibentuk untuk mencemarkan nama baik Dalai lama.

Dalam sebuah pernyataan, Asosiasi menjelaskan bagaimana interpretasi kaum awam dengan warga Tibet sangat berbeda dalam melihat video viral tersebut.


"Bagi warga Tibet yang melihat klip video interaksi Dalai Lama dengan seorang anak di sebuah acara publik di bulan Februari, terlihat jelas dia sedang menunjukkan kasih sayang, kehangatan, dan humornya," bunyi pernyataan itu, seperti dikutip dari Aliansi Global untuk Tibet dan Minoritas yang Teraniaya pada Senin (24/4).

Sementara itu, bagi orang yang tidak mengetahui cara pandang Tibet, akan melihat perlakukan Dalai Lama sebagai tindak pelecehan. Tentu saja asumsi itu dibantah keras oleh asosiasi Buddha.

"Kami dapat mengatakan dengan kepastian mutlak bahwa asumsi negatif itu bukanlah yang sebenarnya terjadi,” tegas kelompok tersebut.

Pihak asosiasi juga mengatakan bahwa sang anak laki-laki dalam video dan keluarganya telah menjawab pertanyaan wartawan segera setelah acara tersebut. Tetapi kemungkinan itu masih tidak cukup meyakinkan pikiran khalayak publik yang terus menerus menempatkan Dalai Lama sebagai pelaku kejahatan.

Asosiasi kemudian mengungkapkan kekecewaannya terhadap sekutu Tibet yang secara terburu-buru mengutuk Dalai Lama tanpa terlebih dahulu memahami budaya Tibet.

Terlebih, Dalai Lama telah mengeluarkan permintaan maaf dan penyelesalannya setelah video dirinya mencium seorang anak laki-laki memicu kegemparan media sosial.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya