Berita

Refly Harun/Ist

Politik

Prabowo Hanya Alat Bargaining Jokowi, agar PDIP Usung Ganjar

SENIN, 24 APRIL 2023 | 17:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Diajak ke sana ke mari hingga diayun menjadi calon presiden merupakan salah satu cara Joko Widodo memanfaatkan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menjadi alat bargaining, agar PDI Perjuangan akhirnya mengusung Ganjar Pranowo.

"Mungkin bahasanya terlalu kasar, dikibulin. Tetapi saya menganggap Prabowo dijadikan Jokowi sebagai alat bargaining, kepada Megawati," tegas pakar Hukum Tata Negara (HTN), Refly Harun, saat menjawab pertanyaan penonton video di kanal YouTube Refly Harun, berjudul "Pengamat: Jkw Menghina Prabowo dan Gerindra! Apa Soal?!", Minggu malam (23/4).

Menurut hemat Refly, Presiden Jokowi sengaja terus memunculkan nama Prabowo yang akan didukung Koalisi Besar, dengan tujuan memancing reaksi PDIP dan Megawati Soekarnoputri.


"Dia memunculkan tokoh Prabowo yang didukung Koalisi Besar, dan itu kemudian memancing reaksi dari PDIP untuk mencalonkan Ganjar Pranowo. Padahal memang itulah yang diinginkan istana," pungkas Refly.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya