Berita

Presiden Jokowi saat bersama Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo meninjau panen raya di Kebumen, Jawa Tengah (9/3)/Net

Politik

Pengamat: Bicara Elektoral, Prabowo Bacawapres Paling Kuat untuk Dampingi Ganjar

SENIN, 24 APRIL 2023 | 01:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Secara realitas elektoral, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto wajar disebut sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres) terkuat untuk menampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang barus aja diumumkan sebagai calon presiden PDI Perjuangan.

Begitu dikatakan Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengomentari dinamika menuju Pilpre 2024, setelah Ganjar resmi diumumkan menjadi capres.

“Paling ideal kalau kita berbicara calon wakil presiden, yang secara elektoral akan memungkinkan pasangan ini sangat kuat adalah Pak Prabowo,” kata Yunarto Wijaya kepada wartawan, Minggu (23/4).


Berdasarkan survei capres Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) April 2023, Ganjar berada di posisi teratas dengan suara 26,8 persen, mengungguli Prabowo Subianto yang mendapat dukungan 25,4 persen.

Hasil tersebut, kata Yunarto, menunjukkan Ganjar punya kekuatan terbesar secara elektoral dan Prabowo ada di nomor dua. Menurutnya, duet Ganjar-Prabowo akan semakin kuat apabila terwujud.

“Dua-duanya ini kan peringkat satu dan peringkat dua. Dua-duanya simbol kalangan nasionalis juga, tentu saja ini hal yang paling ideal,” katanya.

Yunarto menekankan pentingnya menurunkan ego dari masing-masing elit partai politik. Baik bagi petinggi PDIP yang mengusung Ganjar sebagai bacapres, maupun Gerinda yang dipimpin Prabowo.

“Akan berbeda situasinya kalau dalam waktu lima bulan ke depan menjelang pendaftaran, ada salah satu di antaranya elektabilitasnya melampaui yang lain, saya pikir yang elektabilitasnya jauh di bawah mungkin akan berfikir realistis untuk menjadi pemenang,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya