Berita

Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Joko Widodo, dalam sebuah kesempatan/Ist

Politik

Ketimbang Cawapres Ganjar, Prabowo Lebih Baik Maju Sendiri

MINGGU, 23 APRIL 2023 | 15:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, diminta tidak terpengaruh tawaran Presiden Joko Widodo dengan menjadi pendamping petugas PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, sebagai wakil presiden di Pilpres 2024.

Pasalnya nama Prabowo selalu berada di peringkat pertama dalam sejumlah survei nasional. sangat disayangkan jika hanya jadi orang nomor dua.

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Dedi Kurnia Syah, berpendapat, Prabowo lebih baik melenggang bersama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), mengusung paket bakal calon presiden dan wakil presiden bersama Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, dari pada mendampingi Ganjar.


"Prabowo jauh lebih baik, serta menguntungkan koalisi yang ia bangun jika maju sendiri. Berdasar catatan IPO (Indonesia Political Opinion), 73 persen pemilih Gerindra karena faktor Prabowo Capres," kata Direktur Eksekutif IPO itu, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (24/4).

Jika nekat jadi calon wakil presiden Ganjar, kata Dedi, marwahnya sebagai ketua umum partai nomor dua di Indonesia akan turun, dan peluang kalahnya juga lebar.

Terlebih Prabowo kalah berturut-turut selama tiga kali gelaran Pilpres. Sebab itu, kali ini Prabowo diharapkan tidak salah langkah.

"Jika hanya sebatas Cawapres, maka peluang Gerindra kalah cukup besar, dan ini merugikan partai," demikian Dedi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya