Berita

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambut empat jenazah prajurit TNI yang gugur diserang oleh Kelompok Separatis Teroris (KST)/Ist

Nusantara

Panglima TNI dan Kapolri Sambut Jenazah Prajurit Gugur Diserang KST di Papua

JUMAT, 21 APRIL 2023 | 01:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Empat Prajurit TNI korban kontak tembak dengan Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua tiba di Landasan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, pada Kamis (20/4).

Keempat jenazah yang tiba langsung disambut oleh upacara militer yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono.

Berdasarkan keterangan dari Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Sus Aidil, keempat jenazah diberangkatkan dari RSUD Timika, Kabupaten Mimika Papua menggunakan pesawat jenis Hercules.


Satu jenazah atas nama Pratu Miftahul Arifin diturunkan di Bandara Adi Soemarmo Solo Jawa Tengah.

Selanjutnya, 3 jenazah di Lanud Halim Perdana Kusuma dan kemudian melanjutkan lagi penerbangannya sesuai daerah asal Almarhum.

Jenazah Alm. Pratu Ibrahim ke Palembang dan Jenazah Alm. Prada Sukra ke Padang menggunakan pesawat CN-295, sedangkan Jenazah Alm. Pratu Kurniawan ke Karawang Jawa Barat menggunakan ambulance.

Dalam upacara penyambutan jenazah, Panglima TNI didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak serta pejabat TNI lainnya dan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi.

Empat prajurit TNI sebelumnya gugur dalam kontak senjata dengan Kelompok Separatis Teroris (KST) di Mugi-Mam, Nduga, Papua, Sabtu (15/4).

Mereka semua merupakan prajurit dari satuan Yonif R 321/GT/13/1.

Dijelaskan, para prajurit itu gugur saat proses pencarian pilot Susi Air, Philips Mark Methrtens, yang disandera KST.

Saat pencarian berlangsung, kontak senjata antara TNI dan KKB tak terhindarkan, hingga beberapa prajurit gugur.

Menyikapi peristiwa itu, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono akhirnya menaikan status operasi di Nduga, dari soft approach menjadi siaga tempur, namun tidak diikuti penambahan personel.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya