Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir/Ist
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir/Ist
"Jika ada perbedaan dalam merayakan Idulfitri dan dalam kegiatan-kegiatan ibadah yang bersifat furuiyah dan ikhtilaf, maka kedepankan tasamuh, saling toleran dan menghargai dengan penuh kedewasaan," ucap Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, dalam keterangannya, Kamis (20/4).
Ia berharap Idulfitri menjadi momentum untuk menguatkan keadaban bangsa Indonesia yang berbasis pada agama, Pancasila, serta kebudayaan luhur bangsa. Lebih-lebih setelah berpuasa, muslimin di tanah air harus bisa jadi penerang, pencerdas, dan perekat kebersamaan hidup dalam kebhinnekaan.
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Senin, 21 September 2026 | 13:33
Minggu, 20 September 2026 | 05:26
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
UPDATE
Jumat, 25 September 2026 | 10:16
Jumat, 25 September 2026 | 10:15
Jumat, 25 September 2026 | 10:06
Jumat, 25 September 2026 | 09:58
Jumat, 25 September 2026 | 09:50
Jumat, 25 September 2026 | 09:48
Jumat, 25 September 2026 | 09:34
Jumat, 25 September 2026 | 09:30
Jumat, 25 September 2026 | 09:28
Jumat, 25 September 2026 | 09:00