Berita

Ucapan duka cita dari Panglima TNI/Ist

Pertahanan

Kontak Senjata dengan KST di Nduga Gugurkan Empat Prajurit TNI

KAMIS, 20 APRIL 2023 | 08:22 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Perkembangan terkini, empat prajurit TNI gugur dalam kontak senjata dengan Kelompok Separatis Teroris (KST) di Mugi-Mam, Nduga, Papua, Sabtu (15/4).

Pertama, Pratu Miftahul Arifin yang sudah dinyatakan gugur pada Sabtu (15/4). Sedangkan tiga tambahan lainnya yakni Pratu Ibrahim, Pratu Kurniawan, dan Prada Sukra, baru ditemukan pada Rabu (19/4).

Mereka semua merupakan prajurit dari satuan Yonif R 321/GT/13/1.


"Tim Gabungan TNI Polri berhasil menemukan 4 Prajurit TNI, termasuk di dalamnya Pratu Miftahul Arifin, semua dalam keadaan meninggal dunia," jelas Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Kav Herman Taryaman, lewat keterangan tertulis, Kamis (20/4).

Keempat prajurit yang gugur itu, sambung rilis itu, masing-masing Pratu A, Pratu I, Pratu K dan Prada S. Saat ini keempat prajurit yang gugur telah dievakuasi ke RSUD Timika Kab Mimika.

Dijelaskan, para prajurit itu gugur saat proses pencarian pilot Susi Air, Philips Mark Methrtens, yang disandera KST.

Saat pencarian berlangsung, kontak senjata antara TNI dan KKB tak terhindarkan, hingga beberapa prajurit gugur.

Menyikapi peristiwa itu, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono akhirnya menaikan status operasi di Nduga, dari soft approach menjadi siaga tempur, namun tidak diikuti penambahan personel.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya