Berita

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha/Net

Dunia

Kemlu RI: 11 Nelayan yang Terdampar di Australia Dipastikan Selamat

RABU, 19 APRIL 2023 | 11:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Luar Negeri RI membenarkan kejadian 11 nelayan WNI yang terdampar di Pulau Bedwell, Rowley Shoals, Australia Barat selama berhari-hari, karena kapal mereka karam akibat Siklon Tropis Ilsa.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha menuturkan Konsulat Jenderal RI di Darwin, Canberra telah mendapat informasi tersebut dari Markas Australia Border Force (ABF) pada Senin (17/4).

"Para nelayan selamat, setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit Broome dan dinyatakan dalam keadaan sehat. Mereka dijadwalkan akan tiba di Darwin pada hari ini," kata Judha kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Rabu (19/4).


Judha menjelaskan, terdapat dua kapal berisi 20 nelayan yang karam dalam insiden tersebut. Namun sejauh ini sembilan nelayan belum ditemukan.

Berdasarkan koordinasi dengan instansi di Indonesia, para nelayan tersebut dikabarkan berasal dari Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bertahan hidup selama enam hari di terumbu karang kecil di perairan itu.

Atas bantuan yang diberikan Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA), ABF, hingga pemerintah negara itu, pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasinya terhadap upaya penyelamatan yang sigap dari otoritas Canberra kepada belasan nelayannya.

Menurut laporan, AMSA mengalihkan helikopter penyelamat yang digunakan untuk menyelidiki korban lainnya, dengan menugaskan pesawat tersebut untuk menerbangkan para nelayan ke Broome setelah penerbangan pengawasan Pasukan Perbatasan melihat orang-orang dalam kesulitan.

Saat ini, Konsulat RI di Darwin sendiri telah meminta akses untuk menemui para nelayan dan akan memberikan bantuan yg diperlukan, termasuk memfasilitasi proses repatriasi para nelayan ke Indonesia.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya