Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

Kemenlu Didesak Lindungi dan Evakuasi WNI di Sudan

SELASA, 18 APRIL 2023 | 10:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI didesak melindungi dan segera mengevakuasi seluruh WNI yang terancam keselamatannya akibat konflik bersenjata yang kian berkobar di Sudan.

Anggota Fraksi PKS DPR RI yang juga Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, menerima laporan dari lapangan bahwa kondisi keamanan di Sudan semakin genting dan membahayakan warga, termasuk WNI dan mahasiswa Indonesia.

“Demi melaksanakan kewajiban konstitusional, nagara wajib melindungi dan menyelamatkan WNI di Sudan,” kata Hidayat, dalam keterangan tertulis, Selasa (18/4).


Di sisi lain, dia menilai pemerintah perlu sigap dan segera membantu serta mengevakuasi seluruh WNI di Sudan, termasuk para Mahasiswa yang terdampak, hingga kembali stabilnya situasi keamanan dan politik di sana.

Ia mengaku khawatir pada kondisi 1.209 WNI dan mahasiswa Indonesia di Sudan yang makin terancam keamanan dan keselamatannya, di tengah memburuknya konflik antara angkatan bersenjata Sudan dengan milisi paramiliter Rapid Support Forces (RSF).

“Kami dengar laporan, hunian WNI berulang kali terkena peluru nyasar, situasi diperburuk dengan matinya internet, jaringan telepon dan air bersih di banyak lokasi selama dua hari terakhir, belum lagi keterbatasan logistik dan lain-lain,” tuturnya.

Hidayat Nur Wahid mengaku sangat miris dengan kondisi warga Indonesia di Sudan. "Apalagi sebentar lagi mereka harusnya merayakan Idulfitri,” tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya