Berita

Anies Baswedan/Ist

Politik

Antisipasi Kecurangan, Relawan Pastikan Setiap TPS Ada yang Kawal Suara Anies

SELASA, 18 APRIL 2023 | 06:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebanyak 400 simpul relawan Bakal Calon Presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, berkumpul menggelar silaturahmi sekaligus buka puasa bersama di Aljazeerah Restaurant & Function Hall, Jakarta Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Presidium Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (Anies), La Ode Basir, mengajak relawan Anies Baswedan untuk bergerak ke desa-desa pada Juni dan Juli 2023.

Sehingga Perwakilan Forkom AntarJaringan ingin pada Oktober 2023 nanti di tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah ada relawan Anies Baswedan yang mengawal perhitungan suara.


“Saya yakinkan pada bulan 10, hampir 900 ribu TPS, tidak ada TPS yang tidak ada relawan Anies Baswedan. Kita yakinkan di bulan delapan, sekitar 83.000 desa dan kelurahan tidak ada desa yang tidak ada relawan Anies,” kata La Ode yang dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (17/4).

Selain itu, La Ode berharap relawan Anies Baswedan di tiap TPS desa maupun Kelurahan memiliki posko bersama yang bisa disebut posko rakyat.

“Kita berharap di desa atau TPS, kita punya satu posko bersama atau dua posko bersama. Bisa kita sebut posko rakyat atau posko bersama,” kata La Ode.

La Ode mengaku memiliki pekerjaan rumah terbesar mengenai kecurangan. Dia meminta agar relawan Anies Baswedan jangan terlalu banyak berbicara kecurangan hingga menyalahkan satu sama lain. Justru dia meminta relawan untuk memantau bersama supaya tidak adanya kecurangan.

“Mari kita sama-sama pantau supaya cikal bakal terjadinya kecurangan itu bisa kita hindari. Bulan Juni nanti akan diumumkan nanti daftar pemilih. Jadi seluruh relawan sudah harus punya di level desa TPS,” tutup La Ode.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya