Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Anies jadi Alasan PDIP Cenderung Berkoalisi Meski Punya Golden Tiket

SENIN, 17 APRIL 2023 | 23:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap bergabung dalam suatu koalisi akan dipillih PDI Perjuangan, meskipun sudah terpenuhinya ambang batas pencalonan presiden atau presidential thereshold. Itu artinya PDIP memegang tiket emas karena bisa mencalonkan presiden tanpa harus berkoalisi

Analisa tersebut disampaikan pengamat politik dari Citra Institute, Yusak Farchan, mengamati potensi PDIP ikut sebagai anggota Koalisi Besar.

“Sebagai pemegang supremasi elektoral, PDIP pasti berkepentingan untuk memenangkan pilpres. PDIP saya kira akan mempertimbangkan ulang untuk menggunakan golden tiket,”  ujar Yusak kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (17/4).


Ia menjelaskan, pertimbangan PDIP ikut berkoalisi dengan barisan Koalisi Besar, yaitu karena corak kepartaian parpol yang dipimpin Megawati Soekarnopurtri ini.

“Prinsip PDIP sejauh ini adalah gotong royong dalam membangun pemerintahan. Artinya, PDIP cenderung akan berkoalisi dalam memenangkan Pilpres 2024,” tuturnya.

Maka dari itu, Yusak meyakini tujuan utama PDIP ikut berkoalisi dengan Koalisi Besar adalah karena ingin menumbangkan lawan politik Pilpres 2024 yang sudah muncul saat ini.

“Jika PDIP bergabung, maka potensi untuk mengalahkan Poros Anies sangat terbuka. Bagaimanapun, dukungan parpol kepada capres menjadi variabel penting dalam desain pemilu serentak,” katanya.

“Semakin banyak parpol pendukung, semakin berpengaruh terhadap elektoral capres,” demikian Yusak menambahkan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya