Berita

Enam narapidana yang ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri di penjara Guayaquil, Ekuador pada Rabu, 12 Maret 2023/Net

Dunia

Enam Napi Ditemukan Tak Bernyawa Digantung di Penjara Guayaquil Ekuador

KAMIS, 13 APRIL 2023 | 11:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tindak kejahatan di dalam penjara Ekuador dilaporkan terus mengalami peningkatan. Baru-baru ini, enam narapidana di penjara Guayaquil ditemukan tewas akibat digantung di sel mereka.

Otoritas administrasi penjara, SNAI, menyebut narapidana yang digantung ditemukan di paviliun nomor lima penjara Guayas 1. Penemuan mayat terjadi saat petugas penjara sedang melakukan inspeksi rutin.

"Mayat-mayat itu ditemukan saat memeriksa sel," kata SNAI dalam sebuah pernyataan pada Rabu (12/4), seperti dimuat Al Arabiya.


SNAI tidak mengatakan apakah mayat menunjukkan tanda-tanda kekerasan atau apakah mereka bagian dari anggota geng kriminal yang kerap terbentuk dalam penjara.

Sementara itu, media lokal melaporkan, sel tempat enam mayat ditemukan, dikendalikan oleh geng Las Aguilas yang berarti "para elang". Mereka dikenal seringkali memeras tahanan lainnya.

Sejak Februari 2021, telah terjadi delapan pembantaian di penjara yang menewaskan lebih dari 400 narapidana. Banyak dari mereka ditemukan dalam keadaan terpotong-potong atau dibakar.

Tidak hanya di penjara, kehidupan Ekuador di luar penjara juga cukup memprihatinkan. Sehari sebelumnya, 30 pria bersenjata melepaskan tembakan ke sebuah pelabuhan perikanan di barat laut Ekuador hingga menewaskan sembilan orang.

Kondisi yang semakin tidak aman, mendorong Presiden Guillermo Lasso mengumumkan keadaan darurat di wilayah Guayaquil dan Esmeraldas sejak 3 Maret lalu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya