Berita

Aktivis Anton Permana meraih gelar doktor dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (12/4)/Ist

Politik

Anton Permana, Aktivis yang Pernah Dipenjara Rezim Jokowi Raih Gelar Doktor Predikat Sangat Memuaskan

RABU, 12 APRIL 2023 | 17:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Anton Permana meraih gelar doktor dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (12/4).

Anton meraih predikat sangat memuaskan dalam sidang promosi Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN dengan promotor Promovendus Profesor Djohermansyah Djohan.

Capaian tersebut diraih setelah menyelesaikan sidang Doktor Ilmu Pemerintahan dengan disertasi "Model Desentralisasi Asimetris Untuk Mengeliminasi Disharmoni Urusan Pemerintahan Di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau".


Tokoh KAMI yang sempat dipenjara lantaran sikap kritisnya terhadap UU Omnibus Law Ciptaker ini menjadi lulusan ke-195 Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Dalam moment tersebut, turut hadir pula sejumlah tokoh oposisi nasional, seperti Gatot Nurmantyo, Rizal Ramli, Syahganda Nainggolan, Ichsanuddin Noersy, Ubaidillah Badrun, Mayjen (Purn) Soenarko, Said Didu, hingga Alfian Tanjung.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya