Berita

Presiden Joko Widodo saat sambutan di Apel Kasatwil Polri di Bali/Ist

Politik

Restui Koalisi Besar, Jokowi Jangan Seret Birokrasi Negara

SELASA, 11 APRIL 2023 | 13:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Lampu hijau yang diberikan Presiden Joko Widodo untuk pembentukan Koalisi Besar atau Koalisi Kebangsaan disinyalir sebagai bentuk kekhawatiran terhadap pencapresan Anies Baswedan oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Menanggapi hal ini, Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, meminta Presiden Jokowi segera menyudahi keterlibatannya dalam kontestasi Pilpres 2024.

"Sebagai kepala negara, Jokowi wajib berdiri secara independen," kata Andi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (11/4).


Analisis Politik Universitas Nasional itu melanjutkan, sebagai kepala pemerintahan, sangat berbahaya jika Jokowi ikutan mendesain kemenangan salah satu Capres.

"Karena itu akan menyeret birokrasi negara ke jurang," tegas Andi Yusran.

Adapun wacana Koalisi Besar mencuat dalam silaturahmi lima partai politik di kantor DPP PAN pada Minggu (2/4). Mereka adalah PAN, PPP, Golkar, Gerindra, dan PKB.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya