Berita

Rumah peracik petasan di Kebumen berantakan usai terjadi ledakan/Ist

Presisi

Petasan Meledak Saat Diracik, Satu Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

SELASA, 11 APRIL 2023 | 01:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus ledakan petasan masih saja terjadi di Kebumen, Jawa Tengah. Kali ini insiden terjadi di Desa Bulurejo, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen.

Kapolres Kebumen, AKBP Burhanuddin mengatakan, satu korban inisial BY (17) mengalami luka berat dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, Senin (10/4).

"Diduga saat itu korban sedang membuat petasan. Lalu terjadi ledakan yang menyebabkan korban terluka," jelas AKBP Burhanuddin di lokasi kejadian, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.


Lanjut Kapolres, saat ini korban dilarikan ke RSU PKU Muhammadiyah Gombong untuk mendapatkan pertolongan medis.

Polres Kebumen dengan melibatkan Brimob Polda Jateng pun terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui pasti kejadian ledakan tersebut.

Garis polisi juga terpasang mengelilingi lokasi kejadian selama proses olah TKP.

Kapolres Kebumen sangat menyayangkan kejadian tersebut, terlebih sampai menimbulkan korban luka.

Padahal, selama ini Polres Kebumen tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi akan bahaya mercon atau petasan, baik melalui para Bhabinkamtibmas dan media sosial.

Bahkan belum lama ini, Polres Kebumen telah memusnahkan puluhan kilogram obat mercon/petasan.

"Kami sangat berharap kepada seluruh masyarakat Kebumen, demi keselamatan bersama, untuk tidak menyalakan atau membuat petasan. Karena sangat membahayakan diri sendiri atau orang lain," ajak AKBP Burhanuddin.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya