Berita

Sandiaga Uno/Net

Politik

Sandiaga Uno Loncat PPP, Pengamat: Peta Politik Pilpres 2024 jadi Sulit Ditebak

SENIN, 10 APRIL 2023 | 17:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perpindahan Sandiaga Uno dari Partai Gerindra ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP), diprediksi bakal mengubah peta politik Pilpres 2024 yang ada saat ini.

Analisa tersebut disampaikan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, sebagai respon pernyataan politisi Partai Gerindra, Kamrussamad, yang mengatakan Sandiaga sudah positif akan meloncat ke PPP.

“Ini membuat peta politik Pilpres 2024 semakin sulit ditebak, karena terlalu banyak nama yang diusung dalam pilpres,” ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/4).


Ia menjelaskan, PPP yang notabene tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), sudah memiliki beberapa figur yang potensial diusung pada Pilpres 2024, baik itu sebagai calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres).

Sebagai contoh, dari 3 parpol anggota KIB yaitu Golkar, PAN, dan PPP, Jerry memprediksi satu di antaranya bakal bersikukuh mengusung kader andalannya.

“Saya yakin partai seperti Golkar keras mempertahankan Airlangga sebagai capres. Begitu juga PAN, ngotot dengan calonnya,”tuturnya.

Oleh karena itu, doktor ilmu komunikasi politik America Global University ini menuturkan, PPP tidak bisa diremehkan lagi ketika kemasukan Sandiaga.

Ia meyakini posisi PPP pada pemilu tahun 2001 akan kembali terjadi, apabila Sandiaga menjadi kader yang potensial dicalonkan sebagai kontestan PIlpres 2024.

“PPP punya kepercayaan diri, karena (dahulu Ketua Umum) Hamzah Haz dari PPP, waktu itu pernah menjadi wapres Megawati Soekarnoputri. Ini sebuah keuntungan juga,” demikian Jerry menambahkan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya