Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Sedang Mencari Jamur, Enam Warga Sipil Suriah Tewas Terkena Ranjau

SENIN, 10 APRIL 2023 | 09:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Enam warga sipil di Suriah tewas terkena ledakan ranjau darat yang mematikan ketika mereka sedang mencari jamur di Provinsi Deir Ez-Zor selatan, Minggu (9/4).

Kantor Berita Resmi SANA melaporkan, ranjau itu diduga ditanam oleh kelompok ISIS karena daerah tersebut merupakan bekas kubu militan.

"Insiden itu terjadi di dekat perbatasan antara Deir ez-Zor dan kegubernuran Raqqa ketika orang-orang ini sedang mencari truffle," tulis outlet media SANA dalam laporannya.


Sementara menurut pantauan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris, korban tewas akibat ranjau tanam itu berjumlah sembilan orang.

Sehingga insiden itu menambah catatan warga sipil yang dilaporkan tewas tahun ini menjadi berjumlah 139 orang, termasuk 30 anak-anak, akibat ranjau tanam yang tersisa dari perang.

Dimuat Associated Press, Senin (10/4), jamur atau truffle merupakan tanaman musiman yang terkenal di Suriah karena dapat menghasilkan truffle berkualitas terbaik di dunia yang dapat dijual dengan harga tinggi, sehingga banyak diburu warga.

Kelompok ISIS yang mengetahui hal tersebut kerap kali menargetkan warga sipil yang sedang berburu truffle, dengan membunuh, menculik, atau menyandera mereka, para pemburu truffle untuk mendapatkan uang.

Pada Februari lalu, sel tidur ISIS, atau kelompok teroris yang bersembunyi secara diam-diam menyerang pekerja yang sedang mengumpulkan truffle di dekat pusat kota Sukhna, menewaskan sedikitnya 53 orang, termasuk pekerja dan pasukan keamanan pemerintah Suriah.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Asta Cita Tanpa Konsistensi akan Timbul Moral Hazard

Senin, 08 Juni 2026 | 05:48

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

Senin, 08 Juni 2026 | 05:24

GP Ansor Jakbar Gelar Diklatsar Tanggapi Sebutan ‘Gotham City’

Senin, 08 Juni 2026 | 04:59

Pernyataan Purbaya dan Djaka Saling Menguatkan dalam Kasus Tiffany & Co

Senin, 08 Juni 2026 | 04:46

Perkuat KDKMP

Senin, 08 Juni 2026 | 04:26

Purbaya Tidak Punya Backup Politik untuk Jalankan Misi Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 03:57

Jangan Kasih Tempat untuk Boti di Negeri Ini!

Senin, 08 Juni 2026 | 03:37

BEI Jabar Gencarkan Literasi Pasar Modal ke Kampus hingga SD

Senin, 08 Juni 2026 | 03:17

Menanti Hasil Uji Fundamental Perekonomian Indonesia

Senin, 08 Juni 2026 | 02:59

IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek

Senin, 08 Juni 2026 | 02:50

Selengkapnya