Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri/RMOL

Politik

Saat Pegawai Walkout, Firli Tegaskan Keputusan yang Diambil Bukan Urusan Pribadi

MINGGU, 09 APRIL 2023 | 16:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Di hadapan para Pegawai Negeri Yang Dipekerjakan (PNYD) dari Polri yang walkout dalam forum, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri secara tegas menyatakan bahwa keputusan pengembalian Direktur Penyelidikan KPK Brigjen Endar Priantoro ke Polri bukan urusan pribadi.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Firli dalam rekaman suara yang beredar di media sosial Twitter. Dalam dua rekaman suara dengan durasi 1 menit 40 detik dan 1 menit 45 detik itu, disebutkan adanya komunikasi antara Firli dengan salah satu pegawai KPK.

Dalam potongan rekaman suara pertama, terdengar suara Firli yang mengakhiri penyampaiannya dalam sebuah forum yang belum diketahui waktu dan tempatnya.


"Saya mohon maaf, saya tidak memberi kesempatan untuk bicara. Tapi yang pasti, saya titip itu saja, tolong, jangan bersumber dari kita. Baik terima kasih, saya akhiri," ujar Firli.

Setelah itu, salah satu pegawai KPK ingin menyampaikan beberapa hal dan dipersilakan oleh Firli. Pegawai tersebut menyampaikan harapan agar Endar tetap berdinas di KPK.

"Kami sangat berharap bapak, bahwa ini Pak Endar tetap di sini. Kami berharap semuanya, baik penyidik, maupun penyelidik, terhadap Pak Endar tetap menjadi Direktur Penyelidikan, dan melaksanakan tugas-tugasnya seperti biasa," kata seorang pegawai KPK yang tidak diketahui identitasnya.

Pegawai KPK tersebut pun menyatakan walkout jika pimpinan KPK tetap mengeluarkan surat pengembalian Endar ke institusi Polri.

Mendengar itu, Firli lantas mempersilahkan pegawai tersebut untuk kembali duduk. Firli selanjutnya menjelaskan secara tegas bahwa keputusan pengembalian Endar ke institusi Polri bukan urusan pribadinya, melainkan keputusan kolektif kolegial kelima pimpinan KPK.

"Entar dulu, entar dulu. Duduk dulu. Saya tahu anda, anda tahu saya. Bukan baru lahir saya. Makanya tadi saya sudah sampaikan, keputusan ini adalah bukan keputusan sendiri. Paham ya? Paham? Harus dipahami dulu. Ini bukan urusan pribadi, enggak ada. Saya sudah sampaikan kepada rekan semua. Enggak ada sama sekali. Jangan dibawa, tidak ada konflik bagi saya, mohon maaf. Saya tidak ada konflik pribadi dengan adik-adik saya," tegas Firli.

Setelah itu, terdengar suara pegawai meminta izin meninggalkan ruangan dan forum tersebut. Terdengar pula suara hentakan kaki seperti seseorang yang sedang berjalan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya