Berita

Lima Ketua Umum Parpol saat bertemu Joko Widodo di acara buka bersama DPP PAN/Net

Politik

Parpol Harus Ingat Kemenangan Pilpres Bukan dari Dukungan Istana

MINGGU, 09 APRIL 2023 | 14:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Lima partai politik yang tergabung dalam koalisi besar atau koalisi kebangsaan, diingatkan agar tidak gegabah dalam menentukan sikap. Publik harus ingat bahwa saat pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2014 lalu, koalisi besar dikalahkan oleh koalisi yang lebih kecil.

Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga berpendapat, penentuan kemenangan calon presiden bukan dari banyaknya partai politik yang mendukung.

"Koalisi besar tampaknya lupa, kemenangan capres bukan semata karena didukung banyaknya Parpol. Sebab, yang memilih capres bukan Parpol, tapi rakyat yang punya hak pilih," tegas Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (9/4).


Mantan Dekan Fikom IISIP ini mengingatkan bahwa koalisi besar tidak terlalu percaya diri dengan banyaknya dukungan partai dan istana. Artinya, Koalisi Besar jangan merasa yakin menang hanya karena didukung banyak partai dan kekuatan Istana.

"Kekuatan sebesar itu tidak ada artinya kalau rakyat tidak menghendaki," katanya.

Pihaknya menambahkan, koalisi besar perlu cermat dalam membaca situasi politik di Indonesia lantaran kemenangan Pilpres bukan di tangan para elite melainkan suara rakyat.

"Semoga petinggi Koalisi Besar eling, ini negara demokrasi, bukan kerajaan. Karena itu, menang tidaknya capres yang diusung bukan ditentukan raja (istana), tapi rakyat yang punya hak pilih," demikian Jamiluddin.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya