Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Turki Segera Gunakan Cadangan Gas Alam untuk Penuhi Kebutuhan Rumah Tangga

MINGGU, 09 APRIL 2023 | 13:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah menemukan cadangan gas alam di lepas pantainya sendiri, Turki akan mulai mengirimkan gas ke rumah-rumah warga pada Mei mendatang.

Menurut Menteri Energi Fatih Donmez, Perusahaan Pipa Minyak negara, BOTAS, akan mendistribusikan temuan gas tersebut setelah kontrol selesai dilakukan.

Selain itu, dalam wawancara dengan CNNTurk, Donmez juga mengisyaratkan bahwa mereka akan memberikan diskon tagihan energi yang diumumkan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan untuk mengatasi biaya hidup yang tinggi di negaranya.


"Erdogan akan mengumumkan kabar baik itu pada 20 April mendatang," kata Donmez.

Pengumuman itu diperkirakan sebagai bagian dari upaya Erdogan untuk mendapatkan suara kembali pada pemilu di 14 Mei mendatang. Sebab krisis biaya hidup dan bencana gempa bumi telah menurunkan popularitas Erdogan dan partainya yang berkuasa.

Dimuat Bellingham Herald pada Sabtu (8/4), penemuan energi yang terjadi di Provinsi Sakarya Turki telah dianggap memberikan solusi untuk kerentanan ekonomi di negara itu.

Berdasarkan laporan dari Donmez, mereka telah menemukan sekitar 710 miliar meter kubik cadangan gas alam di lapangan lepas pantai di Sakarya.

"Temuan itu bernilai 500 miliar dollar (Rp 7,4 triliun) berdasarkan harga pasar saat ini," kata menteri energi tersebut dalam laporannya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya