Berita

Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi saat peringatan Milad ke-2/Ist

Politik

Peringati Milad Ke-2, Partai Ummat Bertekad jadi Pemenang Pileg dan Pilpres

MINGGU, 09 APRIL 2023 | 03:54 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Partai Ummat merayakan peringatan Milad Ke-2 jatuh pada 17 Ramadhan hari ini. Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi bertekad membawa partai yang dipimpinnya menjadi bagian pemenang, baik dalam Pileg maupun Pilpres 2024.

"Kami selalu berihtiar dan memohon pertolongan kepada Allah SWT bisa menjadi bagian dari partai pemenang," kata Ridho saat memberikan sambutan pada Peringatan Milad Ke-2 Partai Ummat, di kantor DPP Partai Ummat, Tebet, Jaksel, Sabtu (8/4).

Menurut Ridho, sekalipun masih dalam usia 2 tahun tetapi banyak hal yang telah dilakukan Partai Ummat, antara lain persiapan untuk menjadi peserta pemilu.


Salah satu yang menjadi kilas balik dalam 2 tahun ini adalah kehadiran Partai Ummat di tengah masyarakat sebagai salah satu partai yang diharapkan menjadi sebuah instrumen politik yang  dapat membawa cita-cita masyarakat yang lebih baik dan sejahtera.

"Partai Ummat dalam usia yang baru 2 tahun ini bertekad untuk tetap melakukan konsolidasi dan fase-fase perkembangan partai politik berikutnya," papar Ridho.

Ia menjelaskan Partai Ummat tentu seperti dengan partai-partai lain sedang menyiapkan diri untuk melakukan pencalegan, dan konsolidasi pada level wilayah dan daerah.

"Kami berkeyakinan bahwa proses yang sedang berjalan hari ini menjadi sebuah kekuatan, dan diharapkan menjadi konsolidasi partai dalam rangka meraih kemenangan," tegas Ridho seraya menambahkan dengan hadirnya seluruh pengurus wilayah dan daerah seluruh Indonesia dalam peringatan Milad Ke-2 itu menjadi  dasar bahwa Partai Ummat sudah siap untuk menyambut Pemilu 2024.

Diakui Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi, di tahun kedua ini masih banyak hal-hal yang harus dilakukan, antara lain menyiasati beberapa tahapan perkembangan partai.

"Tentu ada dinamika-dinamika yang terus berkembang, dan dengan pengurus yang ada kami selalu berikhtiar dan memohon kepada Allah SWT kita bisa menjadi bagian partai pemenang," tegas Ridho.

Untuk itu Ketua Umum Partai menegaskan perlunya melakukan sosialisasikan ke masyarakat. Ia meyakini  hal ini sudah dilakukan oleh pengurus wilayah dan daerah secara masif.

"Kita tidak punya waktu lagi karena beberapa bulan lagi sudah masuk di tahap pencalegan, dan kemudian persiapan dalam Pilpres," tutur Ridho.

Sekalipun Partai Ummat bukan partai pengusung, Ridho menegaskan bahwa partai yang dipimpinnya punya dukungan kepada salah satu Capres yang sudah diputuskan dalam Rakernas.

Dalam kesempatan itu Ridho Rahmadi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang bisa menerima kehadiran Partai Ummat.

"Kami juga ingin selalu mendapatkan masukan dari masyarakat tentang perbaikan-perbaikan, termasuk masukan hal-hal yang berhubungan dengan fungsi partai sebagai agregasi artikulasi politik," ujar Ridho.

Ketua Umum Partai Ummat itu menegaskan, pada level wilayah dan daerah juga sedang menyerap pikiran-pikiran publik.

Bagaimanapun juga, tegas Ridho, kehadiran Partai Ummat ini telah menjadi instrumen yang tidak bisa dipisahkan dengan perubahan-perubahan politik yang lebih baik dalam masa yang akan datang.

"Semoga dukungan dari masyarakat luas menjadi harapan agar dalam usia 2 tahun Partai Ummat dapat menjadi pemenang, baik dalam Pileg nasional, wilayah, dan daerah," tegas Ridho seraya berharap Partai Ummat bisa berkontribusi  dan mendistribusikan gagasan-gagasan penting yang berkaitan dengan kebijakan-kebijakan politik menyangkut kesejahteraan masyarakat dan afirmasi-afirmasi yang berkaitan dengan pentingnya penguatan pada level masyarakat dalam rangka menuju masyarakat yang sejahtera dan adil.

Tampak hadir dalam kesempatan Peringatan Milad Ke-2 Partai Ummat tersebut antara lain Ketua Majelis Syuro Amien Rais, para pengurus DPP, pengurus wilayah, dan pengurus daerah dari seluruh Indonesia.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya